Kamal, Faiz
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi Qur'ani dalam Lensa Tafsir al-Misbah Choiroh, Wahyuni Nuryatul; Kamal, Faiz
Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Vol 3 No 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/mustafid.v3i2.1123

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsep resiliensi Qur'ani dalam membangun ketahanan mental generasi muda, dengan menggunakan analisis dan implementasi pada Tafsir Al-Misbah. Penelitian ini merupakan kajian pustaka yang menganalisis implementasi konsep resiliensi Qur'ani dalam Tafsir Al-Misbah karya Prof. Quraish Shihab. Dengan menerapkan metode tafsir maudhu’i (tematik), penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti muhasabah, shabr, dan tawakkal kedalam kerangka resiliensi psikologis generasi muda ditengah kompleksitas dinamika kehidupan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik shabr (kesabaran), muhasabah (refleksi diri), dan tawakkal (berserah diri kepada Allah), jika diintegrasikan dengan elemen-elemen lain pendukung resiliensi, mampu menciptakan ketangguhan mental dan spiritual yang kuat pada generasi muda. Resiliensi yang dibangun melalui integrasi nilai-nilai spiritual berperan sebagai mekanisme koping yang efektif dalam menghadapi stresor kehidupan. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai spiritual dan resiliensi menjadi fondasi yang krusial dalam membentuk generasi yang mampu berkembang secara optimal di tengah kompleksitas zaman modern.
Fenomena Childfree dalam Perspektif Tafsir Kontemporer: Kamal, Faiz; Choiroh, Wahyuni Nuryatul
Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Vol 4 No 02 (2025): December
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/mustafid.v4i02.1641

Abstract

Artikel ini membahas teori Ma‘nā-cum-Maghzā yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, MA, seorang cendekiawan Muslim yang berasal dari Indonesia. Teori ini muncul, berangkat dari kegelisahannya terhadap metode penafsiran al-Qur’an kontemporer yang sering mengabaikan al-ma’na al-ashly (Makna Literal) dan al-maghza(Signifikansi) dari makna literal. Untuk mengatasi masalah ini, Prof. Sahiron mengkonstruksi pendekatan penafsiran al-Qur'an yang mengakulturasi pendekatan klasik Islam yakni ‘Ulum al-Quran dengan Hermeneutika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research). Teori Ma‘nā-cum-Maghzā dianalisis untuk memahami mekanismenya, kemudian diaplikasikan dalam konteks fenomena sosial, yaitu fenomena viral "childfree". Pendekatan ini bertujuan untuk memperkenalkan metode penafsiran kontekstualis kepada mufassir generasi kontemporer agar tafsir mereka tidak hanya bersifat literalis-tekstualis. Hasil analisis menunjukkan bahwa fenomena childfree, ketika dianalisis dengan teori Ma'na Cum Maghza, sesuai dengan konsep musyarakah dalam pernikahan dari surah al-Nahl ayat 72. Childfree dapat diterima dalam syariat Islam selama keputusan tersebut merupakan kesepakatan bijak dari kedua belah pihak, tanpa paksaan, dan memiliki tujuan yang baik, sehingga tidak dianggap sebagai bentuk kekufuran terhadap nikmat Allah. Kesimpulannya, teori Ma‘nā-cum-Maghzā memberikan alat analisis yang kuat untuk memahami fenomena sosial dalam kerangka ajaran Islam, dengan menekankan kontekstualisasi dan pemahaman mendalam terhadap makna dan pesan al-Qur'an.