Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis bibliometrik publikasi ilmiah pada Scopus tentang kajian dramaturgi Rahma, Silkvi Kheir; Nasution, Nona Astri; Marwah, Shafia; Partogi, Michael Reinaldo; Fadiantama, Bayu
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 1 (2024): Mei 2024 - Oktober 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i1.50807

Abstract

Latar belakang: Dramaturgi adalah sandiwara kehidupan yang menggambarkan interaksi sosial sebagai panggung. Meski konsep ini relevan, kajian penerapannya dalam era digital dan media sosial masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dinamika sosial kontemporer. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tren publikasi ilmiah dramaturgi dari tahun ke tahun, jurnal inti publikasi ilmiah dramaturgi yang paling banyak disitasi, jumlah peneliti produktif, jumlah publikasi ilmiah berdasarkan negara, jumlah publikasi ilmiah berdasarkan subjek, dan frekuensi kemunculan kata kunci terbanyak. Metode: Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pemetaan jaringan sosial yang digunakan untuk memeriksa data. Data dianalisis menggunakan aplikasi software VOSviewer. Hasil: Berdasarkan analisis, ada 473 artikel terkait kata kunci dramaturgi yang diterbitkan dalam bibliografi online Scopus dari tahun 1990 hingga 2023 dan juga termasuk dalam analisis ini. Tiga negara pertama yang berkontribusi besar dalam bidang dramaturgi yaitu Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Sitasi artikel yang paling sering dikutip mengenai dramaturgi yakni kepemimpinan dan lingkungan kerja organisasi yang berkaitan dengan panggung depan dan panggung belakang seseorang. Analisis ko-kata tertinggi jatuh kepada dramaturgi, performa dan manusia. Analisis ko-penulis menunjukkan bahwa penulis yang sering dikutip adalah Hajer, Collinson, dan Cottle. Para peneliti di bidang ini mengikuti perkembangan ilmiah di dunia melalui kategori dramaturgi dan mengamati status perkembangan literatur ilmiah dengan mengikuti topik tren yang menonjol baik itu di Indonesia maupun di dunia.
Edukasi kecantikan atau hiburan media sosial: Gaya komunikasi @dokterdetektif di TikTok Marwah, Shafia; Suminar, Jenny Ratna; Mirawati, Ira
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i22025p429-440

Abstract

Beauty education vs. social media entertainment: @dokterdetektif’s communication style on TikTok This study analyzes the communication style of @dokterdetektif on TikTok to determine whether its content is more about beauty education or more about entertainment. By analyzing the five videos with the highest viewership at the time of data collection, this research identifies themes from the communication style of the videos, and measures audience engagement through the number of views, likes, and comments. The results show a blend of educational beauty content with dramatic narratives, revealing how @dokterdetektif on TikTok utilizes both to attract attention and build trust. The findings suggest that while @dokterdetektif provides beauty education, it is the dramatic storytelling that increases engagement, reflecting TikTok's role in informing and entertaining its audience. Penelitian ini menganalisis gaya komunikasi @dokterdetektif di TikTok untuk mengetahui apakah konten-kontennya lebih mengutamakan edukasi kecantikan atau lebih mengarah pada hiburan. Dengan menganalisis lima video dengan penonton tertinggi saat data diambil, penelitian ini mengidentifikasi tema dari gaya komunikasi pada video yang disampaikan, serta mengukur keterlibatan audiens melalui jumlah tayangan, suka, dan komentar. Hasil penelitian menunjukkan perpaduan antara konten edukasi kecantikan dengan narasi dramatis, mengungkap bagaimana @dokterdetektif di TikTok memanfaatkan keduanya untuk menarik perhatian dan membangun kepercayaan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun @dokterdetektif memberikan edukasi kecantikan, storytelling drama yang meningkatkan keterlibatan, mencerminkan peran TikTok dalam memberi informasi sekaligus hiburan kepada audiensnya.