Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Lokasi, Harga, dan Word of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian pada Rumah Makan Mie Mustanir Cabang M. Yamin Kota Samarinda Qothifah Risma Febriyanti; Tuti Wediawati Noor
Jurnal Rimba Riset Ilmu manajemen BisnisĀ danĀ Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2024): November : Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/rimba.v2i4.1329

Abstract

This research aims to determine the effect of location, price, and word of mouth on purchasing decisions partially and simultaneously. This study uses a type of quantitative research through an associative approach with a Likert scale. The sampling technique used in this study was accidental sampling technique with a sample of 105 respondents from consumers of Mustanir Noodle Restaurant, M. Yamin Branch. Hypothesis testing in this study using statistical software SPSS version 26. The results showed that partially the price and word of mouth variables had a significant effect on purchasing decisions, but the location variable had no significant effect partially on purchasing decisions. Simultaneously, the three variables have a significant effect on purchasing decisions at the Mustanir Noodle Restaurant, M. Yamin Branch.
Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi dan Loyalitas Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Majau Inti Jaya Cabang Berau Khoirin Nida; Tuti Wediawati Noor
Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 1 (2025): FEBRUARI : Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/maeswara.v3i1.1513

Abstract

Human resources are an important aspect in a small group, organization or company. Human resources must be managed properly to be able to create a good workforce to provide optimal results. Even though technology is currently developing very rapidly, it does not mean that it does not require human labor anymore, because the company's goals do not depend on technology but on quality human resources. This study aims to determine the effect of work discipline, motivation and loyalty on employee performance partially and simultaneously. This study uses a type of quantitative research through an associative approach with a Likert scale. The sampling technique used is purposive sampling technique with a sample of 105 respondents from PT Majau Inti Jaya employees. This study uses Statistical Package for the Social Science (SPSS Version 26) software to test the hypothesis. The results of this study indicate that there is a significant effect on motivation and loyalty while work discipline has no significant effect on employee performance. However, simultaneously the three variables have a significant influence on employee performance
Implementasi Digitalisasi Pembayaran Retribusi Pelayanan Pasar melalui E-Retribusi pada pasar Klandasan di Kota Balikpapan Tuti Wediawati Noor; Nurul Wahdaniyah Munawwarah; Yusvinie Fazriah Handayani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13286

Abstract

Digitalisasi pembayaran retribusi pelayanan pasar melalui sistem E-Retribusi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan di pasar tradisional. Namun, penerapan sistem ini di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini berfokus pada bagaimana para pedagang di Pasar Klandasan, Kota Balikpapan menerima dan menanggapi sistem E-Retribusi. Penelitian ini menelusuri metode pembayaran yang paling disukai pedagang, kendala yang mereka hadapi, serta cara mereka beradaptasi, termasuk dengan tetap menggunakan uang tunai atau melakukan pembayaran lewat transfer bank. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui wawancara dan observasi terhadap sejumlah pedagang serta pihak pengelola pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang masih memilih membayar retribusi secara tunai karena dianggap lebih mudah dan memberikan bukti fisik yang jelas. Sementara itu, sebagian kecil pedagang mulai beralih menggunakan transfer bank karena dianggap lebih praktis. Tingkat penggunaan E-Retribusi sendiri masih rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan literasi digital, sistem yang dirasa rumit, serta berbagai kendala teknis di lapangan. Untuk meningkatkan penerimaan pedagang terhadap sistem digital ini, diperlukan pendampingan oleh pengelola pasar, sosialisasi berkelanjutan, serta penyederhanaan sistem agar lebih mudah dipahami dan digunakan oleh para pedagang.
Implementasi Digitalisasi Pembayaran Retribusi Pelayanan Pasar melalui E-Retribusi pada pasar Klandasan di Kota Balikpapan Tuti Wediawati Noor; Nurul Wahdaniyah Munawwarah; Yusvinie Fazriah Handayani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13286

Abstract

Digitalisasi pembayaran retribusi pelayanan pasar melalui sistem E-Retribusi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan di pasar tradisional. Namun, penerapan sistem ini di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini berfokus pada bagaimana para pedagang di Pasar Klandasan, Kota Balikpapan menerima dan menanggapi sistem E-Retribusi. Penelitian ini menelusuri metode pembayaran yang paling disukai pedagang, kendala yang mereka hadapi, serta cara mereka beradaptasi, termasuk dengan tetap menggunakan uang tunai atau melakukan pembayaran lewat transfer bank. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui wawancara dan observasi terhadap sejumlah pedagang serta pihak pengelola pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang masih memilih membayar retribusi secara tunai karena dianggap lebih mudah dan memberikan bukti fisik yang jelas. Sementara itu, sebagian kecil pedagang mulai beralih menggunakan transfer bank karena dianggap lebih praktis. Tingkat penggunaan E-Retribusi sendiri masih rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan literasi digital, sistem yang dirasa rumit, serta berbagai kendala teknis di lapangan. Untuk meningkatkan penerimaan pedagang terhadap sistem digital ini, diperlukan pendampingan oleh pengelola pasar, sosialisasi berkelanjutan, serta penyederhanaan sistem agar lebih mudah dipahami dan digunakan oleh para pedagang.