Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN SISTEMATIKA SENAM AEROBIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU-GURU PENDIDIKAN JASMANI DI KKG PJOK KECAMATAN DUREN SAWIT Iwan Setiawan; Mustafa Masyhur; Dwi Indra Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Aerobic Gymnastics Systematics Training for Physical Education Teachers at KKG PJOK, Duren Sawit District. Aims to increase the competency of physical education teachers in presenting the systematics of rhythmic gymnastics learning (aerobic gymnastics). This training will be held in the PJOK Duren Sawit KKG office yard. The training will be held on Wednesdays and Thursdays with around 40 physical education teachers in Duren Sawit District. This systematic aerobic exercise training activity is very important for physical education teachers because the presentation of aerobic exercise must be correct and in accordance with the body's anatomical movements. In terms of implementation, the physical education teachers looked enthusiastic, enthusiastic and motivated to participate in this event until the specified time limit. Responses and responses from physical education teachers, both verbally and through movement practice, can be conveyed well. So in the end, this activity can be concluded that physical education teachers gain useful knowledge. Abstrak Pelatihan Sistematika Senam aerobik bagi Guru-guru Pendidikan jasmani di KKG PJOK Kecamatan Duren sawit Bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Pendidikan jasmani dalam menyajikan sistematika pembelajaran senam irama ( senam aerobik ). Pelatihan ini akan di adakan halaman kantor KKG PJOK Duren Sawit.Pelatihan akan diadakan hari rabu dan kamis dengan jumlah peserta sekitar 40 Guru Pendidikan jasmani yang berada di Kecamatan Duren Sawit.. Kegiatan pelatihan sistematika senam aerobik ini sangat penting sekali untuk guru-guru Pendidikan jasmani karena penyajian senam aerobik harus benar dan sesuai dengan gerakan anatomi tubuhnya. Dari segi pelaksanaannya guru-guru pendidikan jasmani terlihat antusias, semangat dan termotivasi mengikuti jalannya acara ini sampai pada batas waktu yang telah ditentukan. Tanggapan dan respon dari guru-guru pendidikan jasmani baik secara lisan maupun praktek gerak dapat dilalui dengan baik. Sehingga pada akhirnya kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa guru-guru pendididkan jasmani mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bola Futsal Menggunakan Media Permainan Pada Siswa SDN Menteng 02 Jakarta Pusat Bimo Pangestu; Dwi Indra Kurniawan; Muhammad Gilang Ramadhan
Jurnal Pendidikan Jasmani dan Adaptif (JPJA) Vol. 9 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Adaptif, Volume 09, No. 01, Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpja.v9i01.68624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar passing bola futsal melalui penggunaan media permainan pada siswa SDN Menteng 02 Jakarta Pusat. Pembelajaran passing sebelumnya kurang optimal karena metode yang digunakan belum varialil dan kurang menarik, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 34 orang. Dala dikumpulkan melalui observasi orang. dan les katerampilan ka passing, kemudian dianalisis secara deskriptir. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada aspek psikomotor (sangat beik dari 20% menjadi 35%, dan kurang dari 59% menjadi 0%), aspek afektif (menjadi dominan kategon baik dan sangat baik), serta aspek kognitif (97.6% sangat bak) Selain itu, keakstan dan partisipasi siswa dalam pembelajaran juga meningkat secara signifikan.