Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Empowering Leadership Terhadap Organizational Citizenship Behaviour Dan Job Performance Guru Boli, Bernardus; Tanasa, Novi; Tan, Triwanti
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v1i3.328

Abstract

Artikel ini mencoba mengeksplorasi peran Empowering Leadership dalam hubungannya dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB) dan Job Performance guru. Dalam konteks pendidikan saat ini, Empowering Leadership, OCB, dan Job Performance saling berkaitan. Dengan Memperkuat kepemimpinan dapat meningkatkan OCB di kalangan guru, yang mengarah pada peningkatan kinerja guru dan hasil siswa. Oleh karena itu, mendorong pemberdayaan kepemimpinan dan OCB di kalangan guru sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Empowering Leadership adalah gaya kepemimpinan yang memberikan wewenang, dukungan, dan dorongan kepada bawahan. Konkretnya  bahwa peran pemberdayaan OCB dan kepemimpinan dalam kinerja guru adalah bahwa guru yang merasa diberdayakan akan lebih mungkin untuk  melampaui persyaratan pekerjaannya, berkontribusi pada kegiatan sekolah serta berkontribusi terhadap kemajuan sekolah. Hal ini meningkatkan kinerja guru dan meningkatkan prestasi siswa. Oleh karena itu, dengan meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan OCB di kalangan guru, sekolah dapat menciptakan lingkungan kerja positif yang mendorong guru untuk melampaui persyaratan profesional, sehingga menghasilkan peningkatan hasil siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Empowering Leadership mempengaruhi perilaku sukarela guru di luar tugas-tugas utama mereka (OCB) dan kinerja mereka secara keseluruhan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode literature review untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai jurnal yang membahas Empowering Leadership, OCB dan Job Performance guru dalam konteks lembaga pendidikan. Berdasarkan data tersebut kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi hubungan antara Empowering Leadership, OCB, dan Job Performance guru. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya peran Empowering Leadership dalam menciptakan iklim kerja yang memotivasi guru untuk terlibat dalam OCB dan meningkatkan kinerja mereka. Penemuan dalam jurnal ini dapat memberikan manfaat bagi pengelola pendidikan dalam memahami pentingnya gaya kepemimpinan yang memberdayakan guru. Dengan menerapkan Empowering Leadership, pengelola pendidikan dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan mendorong guru untuk berpartisipasi secara aktif dalam OCB dan meningkatkan kinerja mereka secara keseluruhan.
Pengaruh School Brand Orientation terhadap Teacher Retention Melalui Employer Branding Orientation dan Internal Branding yang Dimoderasi oleh Internal Corporate Social Responsibility di Sekolah XYZ Bogor Tanasa, Novi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i5.2537

Abstract

Retensi guru merupakan faktor krusial dalam menjaga kualitas pendidikan dan reputasi sekolah, terutama di sekolah yang sedang berkembang seperti Sekolah XYZ Bogor. Meskipun berbagai strategi branding seperti school brand orientation, employer branding orientation, dan internal branding telah diterapkan, tingkat retensi guru masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh school brand orientation terhadap teacher retention melalui peran mediasi employer branding orientation dan internal branding, serta menguji moderasi internal Corporate Social Responsibility (ICSR) dalam hubungan internal branding dan teacher retention. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 60 guru di Sekolah XYZ Bogor. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa school brand orientation dan internal branding berpengaruh positif terhadap teacher retention, sedangkan employer branding orientation tidak berpengaruh langsung dan ICSR tidak memoderasi hubungan internal branding dan teacher retention. Implikasi penelitian ini mengarahkan pada pentingnya penguatan school brand orientation dan internal branding sebagai strategi utama untuk meningkatkan retensi guru, serta evaluasi lebih lanjut peran employer branding dan CSR internal dalam konteks pendidikan.