Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi dan Intensi Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (Umkm) Terhadap Penggunaan Qris Sebagai Sistem Pembayaran Digital Di Kota Blitar Samlatul Izzah; Evita Novilia
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 1 No. 5 (2024): November
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v1i5.3820

Abstract

Bank Indonesia (BI) sebagai regulator utama dalam sistem pembayaran terus berupaya memperkuat peranannya, termasuk termasuk mengawasi risiko dan teknologi yang ada dalam transaksi digital. Sebagai respons terhadap kebutuhan transaksi yang lebih efisien, BI meluncurkan Quick Response Indonesian Standard (QRIS), sebuah sistem pembayaran berbasis QR Code. QRIS sebagai inovasi dalam pembayaran non-tunai. Manfaat yang ditawarkan sistem ini sangat luas, mulai dari kemudahan bagi pengusaha, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, dituntut untuk mengadopsi teknologi agar tetap kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) telah diimplementasikan oleh beberapa pelaku UMKM di Kota Blitar. QRIS membantu pelaku UMKM dalam melakukan proses transaksi dengan lebih efisien.
PERKEMBANGAN DAN DAMPAK INOVASI FINTECH TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN MASYARAKAT KOTA BLITAR Samlatul Izzah; Evita Novilia; Gleydis Harwida
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 2 No. 6 (2025): November
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i2.8804

Abstract

Sejak 2007, fintech mulai hadir di Indonesia dengan menawarkan berbagai layanan keuangan digital. Perkembangan fintech di Indonesia telah merambah ke beragam sektor, termasuk pembayaran, peminjaman (lending), perencanaan keuangan (financial planner), investasi ritel, pembiayaan melalui crowdfunding, remitansi, riset keuangan, dan layanan lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan fintech serta dampaknya terhadap perilaku masyarakat Indonesia dalam mengelola keuangan. Penelitian dilakukan melalui studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian yang relevan terkait fintech di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech memberikan dampak positif maupun negatif, namun secara keseluruhan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Blitar. Kehadiran fintech telah memengaruhi perilaku masyarakat Kota Blitar dalam mengelola keuangan, termasuk dalam hal pengumpulan, penyimpanan, dan penggunaan uang untuk bertransaksi. Misalnya, fintech jenis microfinancing memudahkan masyarakat memperoleh dana untuk mengembangkan usaha dan menambah penghasilan, P2P Lending Service memfasilitasi peminjaman uang dengan lebih mudah, sedangkan fintech jenis Market Comparison dan Investment membantu masyarakat dalam perencanaan keuangan dan kegiatan investasi