Dahler, Alfiandra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN DESAIN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU Dahler, Alfiandra; Jaenuddin, Riswan; Supriyadi; Safitri, Sani; Muharromah, Annisa; Lupia, Lupia; Dewi, Septiana
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i1.6190

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini  berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi mayoritas guru masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai  bagaimana merancang pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka meujudkan merdeka belajar kurikulum merdeka. Berangkat dari analisis situasi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat  ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain  Pembelajaran berdiferensiasi. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian sesuai dengan  tujuan kegiatan meliputi 3 langkah kegiatan yaitu pertama  ; pelatihan terbimbing  , kedua  ; simulasi  pembuatan  desain  pembelajaran berdiferensiasi, ketiga observasi dan evaluasi produk desain pembelajaran berdiferensiasi. Yang menjadi sasaran kegiatan pembinaan dan pelatihan ini adalah guru-guru PPKn  Sekolah Menengah Pertama Mata Pelajaran PPKn Kabupaten Ogan Ilir. Hasil kegiatan pembinaan dan pelatihan menyimpulkan peserta pelatihan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang desain pembelajaran berdiferensiasi .  Perbandingan hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan yang signifikan  dengan nilai n gain sebesar 51 % (kategori cukup efektif). Hasil observasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat, sebagian besar (lebih dari 76 persen)  peserta pelatihan sudah mampu mengintegarasikan aspek aspek  desain pembelajaran berdiferensiasi yang meliputi, diferensiasi  konten, proses, produk dan lingkungan belajar dalam desain pembelajaran yang dibuat, serta mampu  membuat instrument untuk  mengetahui profile peserta didik  yang meliputi minat  belajar, kemampuan belajar, kesiapan belajardan  modalitas / gaya belajar  sebagai hal penting dilakukan dalam  merancang pembelajaran berdiferensiasi.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Mendesain Instrumen Penilaian Berbasis Proyek Sani Safitri; Helen Susanti; Taofik Kurohman; Sri Safrina; Dahler, Alfiandra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10552

Abstract

Paradigma pembelajaran abad 21 menekankan pada pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik melalui pendekatan berbasis proyek. Untuk mengukur hasil pembelajaran berbasis proyek tugas guru adalah mendesain instrument penilaian yang berbasis proyek sebagai salah satu wujud kompetensi pedagogik. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah: mengembangkan kompetensi pedagogik guru dalam mendesain instrument penilaian berbasis  proyek dan meningkatkan pelayanan guru dalam  pelaksanaan pembelajaran melalui implementasi desain instrument penilaian berbasis projek. Metode dan bentuk kegiatan adalah pelatihan dan pendampingan.  Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 5 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan,  evaluasi, serta  keberlanjutan program. Mitra kegiatan ini adalah guru SMPN 1  Kabupaten Ogan Ilir. Tahapan sosialisasi berisi  kegiatan mendiskusikan masalah yang diangkat dalam  kegiatan pengabdian. Tahapan pelatihan berisi  kegiatan  pemaparan materi, simulasi, observasi dan evaluasi.  Tahap penerapan terdiri  kegiatan pendampingan implementasi, observasi, diskusi. Tahap evaluasi berupa evaluasi kegiatan. Tahap keberlanjutan program berisi monitoring keberlanjutan program. Hasil kegiatan menyimpulkan bahwa  kegiatan pengabdian ini  telah berhasil  meningkatkan  kompetensi pedagogik guru dalam mendesain instrument penilaian berbasis proyek. Kegiatan ini telah memunculkan budaya baru, kepedulian, dan paradigma positif  guru dalam mendesain instrument penilaian yang fokus pada proses tidak hanya hasil serta  memfasilitasi  terjadinya  kolaborasi peserta didik dalam pemecahan masalah dan  berfikir kritis.