Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komparasi Variasi Pengeringan BC-PVA Sebagai Kandidat Ligamen Buatan Ida Saroya, Nikita; Wido Paramadini, Adanti; Afifah Zen, Nur
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera ligamen krusiat anterior (ACL) merupakan salah satu cedera sendi lutut paling umum dengan prevalensi global mencapai 30-78 per 100.000 orang, terutama pada individu aktif secara fisik. Keterbatasan regeneratif jaringan ligamen alami serta risiko komplikasi pada metode rekonstruksi tradisional mendorong pengembangan ligamen buatan berbasis biomaterial. Komposit Bacterial Cellulose–Polyvinyl Alcohol (BC–PVA) menjadi salah satu kandidat potensial karena memiliki sifat biokompatibilitas dan mekanik yang mendekati jaringan ligamen asli. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode pengeringan oven-drying dan freeze-drying terhadap sifat kimia, mekanik, dan kestabilan struktur BC– PVA sebagai calon ligamen buatan. Karakterisasi dilakukanmelalui uji Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), uji tarik, dan uji swelling. Hasil menunjukkan bahwa metode ovendrying menghasilkan komposit BC-PVA dengan tensile strength tertinggi (17,53 MPa), elongation at break sebesar 149,17%, dan kapasitas swelling 311,703% ± 50,37 pada sampel BC-PVAGliserol menit ke-60. Spektrum FTIR mengindikasikan terbentuknya ikatan hidrogen yang kuat antara BC dan PVA tanpa munculnya gugus fungsi baru, menunjukkan integrasi kimia yang stabil. Berdasarkan hasil tersebut, metode ovendrying dinilai paling optimal dalam menghasilkan material BC–PVA dengan performa mekanik dan kestabilan struktur terbaik, sehingga berpotensi sebagai kandidat ligamen buatan untuk aplikasi dalam bidang kedokteran regeneratif.Kata kunci : BC-PVA, biomaterial regeneratif, ligamen, oven-drying.
Optimasi Carboxymethyl Cellulose Dan Hyaluronic Acid Sebagai Hydrogel Untuk Aplikasi Wound Dressing Pada Luka Bakar Uzlifatul Arridla, Putri; Wido Paramadini, Adanti; Afifah Zen, Nur
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka bakar merupakan cedera kulit yang disebabkan oleh paparan panas atau bahan kimia menjadi tantangan serius dalam kesehatan masyarakat secara global. Berdasarkan data WHO, prevalensi lukabakar mencapai lebih dari 11 juta kasus yang memerlukan penanganan medis setiap tahun. Salah satu pendekatan untuk mempercepat proses penyembuhan luka adalah dengan menjaga kelembapan menggunakan wound dressing. Hydrogel sebagai wound dressing menjadi salah satu pilihanyang menarik karena kemampuannya mempertahankan kadar air yang tinggi yaitu 70–90%, sehingga menciptakan lingkungan lembap yang ideal untuk penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan amorphous hydrogel berbasis carboxymethyl cellulose (CMC) dan hyaluronic acid (HA), yang diformulasikan untuk menyesuaikan luka dengan bentuk tidak teratur. CMC dipilih karena sifat hidrofiliknya yang mampu meningkatkan stabilitas mekanik hydrogel, sedangkan HA berperan dalam mendukung regenerasi jaringan, menjaga hidrasi, dan memberikan efek antimikroba. Pembuatanhydrogel dilakukan dengan mencampurkan HA 2,5% dan CMC 5% dengan variasi rasio 1:1, 1:3, 1:5 (v/v) dan HA 2,5% sebagai kontrol. Karakterisasi dilakukan melalui uji viskositas, afinitas cairan, stabilitas, dan daya sebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi hydrogel dengan rasio HA:CMC 1:1 memberikan performa terbaik, dengan viskositas sebesar 81.120 cps, daya serap cairan mencapai34,56%, serta stabilitas dan daya sebar yang mendukung aplikasi topikal. Dengan demikian, formulasi ini berpotensi sebagai wound dressing efektif untuk mendukung penyembuhan luka bakar secara optimal.Kata Kunci : amorphous hydrogel, carboxymethyl cellulose (CMC), hyaluronic acid, luka bakar, wound dressing