This Author published in this journals
All Journal Islamic Tourism
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERENCANAAN GEOAREA UPDOMING SAMOSIR DI GEOPARK KALDERA TOBA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BERBASIS EDUKASI Wandira, Nency Ayu
i-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/i-tourism.v4i2.13271

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya sosialisasi yang menyeluruh dan merata kepada masyarakat dan wisatawan yang dilakukan pemerintah. Belum adanya sumber daya manusia yang berkualitas yang memahami destinasi dengan baik dari sisi keilmuwan geopark sebagai ujung tombak dalam memandu wisatawan menelusuri geopark sebagai wisata edukasi. Fasilitas belum terstandarisasi dan belum dibangun secara tepat guna. Kolaborasi yang minim antar berbagai stakeholder dan perencanaaan yang tidak terpadu. Beberapa masyarakat lokal tidak nyaman atau bahkan menolak perubahan yang dibawa oleh pengembangan pariwisata. Bahkan wisatawan mungkin tidak cukup memahami atau menghargai budaya lokal yang membuat aktivitas yang disediakan kurang interaktif dan edukatif. Tujuan penelitia ini adalah merencanakan Geoarea Updoming Samosir di Geopark Kaldera Toba sebagai daya tarik wisata berbasis edukasi. Metofologi yang dipakai adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Updoming Samosir kawasan Geopark Kaldera Toba, Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian dilakukan pada 15-17 Juli 2024. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan BPODT. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Informan pada penelitian ini adalah Bapak Wahyu Dito Galih Indharto, S.IP. selaku direktur Pemasaran BPODT. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, sajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini adalah Perencanaan Geoarea Updoming Samosir di Geopark Kaldera Toba Sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Edukasi yaitu dengan memperkenalkan wisata geologi dan vulkanologi (museum dan mengadakan geotrail untuk memperkenalkan geosite yang ada). Dalam ekosistem dan keanekaragaman hayati bisa direncanakan untuk membuat taman edukasi lingkungan, wisata pertanian dan perikanan. Kegiatan budaya dan sejarah dilakukan perencanaan mengenai adanya kampung budaya dan tur sejarah. Program dan aktivitas bisa dilakukan perencanaan dengan mengadakan workshop dan seminar, tur edukasi, kegiatan outdoor seperti ccamping dan bersepeda. Perencanaan fasilitas pendukung seperti adanya pusat informasi wisata, akomodasi dan restoran, transportasi. Pemasaran dan promosi bisa direncanakan dengan membuat media sosial dan website, kerjasama dengan sekolah dan universitas, event dan festival. Perencanaan dan pengembangan berkelanjutan bisa dilakukan dengan membuat survey kepuasan pengunnjung, pelatihan untuk masyarakat lokal, monitoring dan evaluasi berkala. Perencanaan yang matang akan menjadikan Geoarea Updoming Samosir semakin dikenal wisatawan bukan hanya karena daya tarik wisata yang ada namun juga wisata edukasi yang menarik mengenai geopark yang yang ada di Kaldera Toba.
PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERBASIS KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN PARIWISATA DI DESA WISATA SIGAPITON KABUPATEN TOBA Wandira, Nency Ayu
i-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/i-tourism.v5i1.13269

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sumber daya manusia di Desa Wisata Sigapiton belum maksimal dalam melakukan kewirausahaan untuk meningkatkan pariwisata seperti masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani tidak jarang mengalami kekurangan bahan pemasok alat dan pupuk untuk mendukung keberlanjutan sistem pertanian masyarakat di Desa Wisata Sigapiton. Masyarakat Desa Wisata Sigapiton belum memiliki peralatan dan cara efektif untuk mempermudah kegiatan nelayan berada di danau Toba untuk budidaya dan menangkap ikan. Dan banyaknya kendala dan keterbatasan keahlian dalam membuat dan menciptakan sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi yang akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Desa Wisata Sigapiton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan untuk meningkatkan pariwisata di Desa Wisata Sigapiton Kabupaten Toba. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data yaitu observasi, wawancara dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian yaitu Bapak Manubu Manurung sebagai masyarakat Desa Wisata Sigapiton. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan dapat dilakukan dengan bertani padi dan bawang merah, nelayan dengan budidaya ikan dan menangkap lobster, dan membuat usaha dimana masyarakat memanfaatkan sumber daya yang ada seperti bawang merah untuk dibuat bawang merah goreng yang memiliki nilai jual. Serta usaha kerajinan tangan membuat ulos dan kerajinan dari bahan baku enceng gondok yang menghasilkan berbagai macam jenis produk seperti tas, dan souvenir lain yang bisa dijadikan buah tangan dari Desa Wisata Sigapiton. Pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan akan membantu masyarakat meningkatkan pariwisata di Desa Wisata Sigapiton dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat secara menyeluruh dan merata.
PERENCANAAN GEOAREA UPDOMING SAMOSIR DI GEOPARK KALDERA TOBA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BERBASIS EDUKASI Wandira, Nency Ayu
i-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/i-tourism.v4i2.13271

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya sosialisasi yang menyeluruh dan merata kepada masyarakat dan wisatawan yang dilakukan pemerintah. Belum adanya sumber daya manusia yang berkualitas yang memahami destinasi dengan baik dari sisi keilmuwan geopark sebagai ujung tombak dalam memandu wisatawan menelusuri geopark sebagai wisata edukasi. Fasilitas belum terstandarisasi dan belum dibangun secara tepat guna. Kolaborasi yang minim antar berbagai stakeholder dan perencanaaan yang tidak terpadu. Beberapa masyarakat lokal tidak nyaman atau bahkan menolak perubahan yang dibawa oleh pengembangan pariwisata. Bahkan wisatawan mungkin tidak cukup memahami atau menghargai budaya lokal yang membuat aktivitas yang disediakan kurang interaktif dan edukatif. Tujuan penelitia ini adalah merencanakan Geoarea Updoming Samosir di Geopark Kaldera Toba sebagai daya tarik wisata berbasis edukasi. Metofologi yang dipakai adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Updoming Samosir kawasan Geopark Kaldera Toba, Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian dilakukan pada 15-17 Juli 2024. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan BPODT. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Informan pada penelitian ini adalah Bapak Wahyu Dito Galih Indharto, S.IP. selaku direktur Pemasaran BPODT. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, sajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini adalah Perencanaan Geoarea Updoming Samosir di Geopark Kaldera Toba Sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Edukasi yaitu dengan memperkenalkan wisata geologi dan vulkanologi (museum dan mengadakan geotrail untuk memperkenalkan geosite yang ada). Dalam ekosistem dan keanekaragaman hayati bisa direncanakan untuk membuat taman edukasi lingkungan, wisata pertanian dan perikanan. Kegiatan budaya dan sejarah dilakukan perencanaan mengenai adanya kampung budaya dan tur sejarah. Program dan aktivitas bisa dilakukan perencanaan dengan mengadakan workshop dan seminar, tur edukasi, kegiatan outdoor seperti ccamping dan bersepeda. Perencanaan fasilitas pendukung seperti adanya pusat informasi wisata, akomodasi dan restoran, transportasi. Pemasaran dan promosi bisa direncanakan dengan membuat media sosial dan website, kerjasama dengan sekolah dan universitas, event dan festival. Perencanaan dan pengembangan berkelanjutan bisa dilakukan dengan membuat survey kepuasan pengunnjung, pelatihan untuk masyarakat lokal, monitoring dan evaluasi berkala. Perencanaan yang matang akan menjadikan Geoarea Updoming Samosir semakin dikenal wisatawan bukan hanya karena daya tarik wisata yang ada namun juga wisata edukasi yang menarik mengenai geopark yang yang ada di Kaldera Toba.