Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Promosi Kesehatan “Penggunaan Obat saat Puasa” di Posyandu Lansia Puskesmas Pekapuran Raya Azzahra, Diva; Lingga, Herningtyas Nautika; Abdina, Nisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i4.13248

Abstract

Saat seseorang berpuasa pada bulan ramadhan, terjadi perubahan pola waktu makan yang dapat berpengaruh terhadap waktu penggunaan obat. Hal tersebut akan memberikan dampak pada efek terapi dari suatu obat yang dihasilkan. Diperlukan suatu pemahaman yang baik untuk mencapai efek terapi yang optimal khususnya terkait aturan dan waktu penggunaan obat selama berpuasa. Kegiatan promosi kesehatan yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pasien lanjut usia mengenai penggunaan obat saat bulan puasa. Kegiatan dilaksanakan dalam posyandu lansia bersama dokter, bidan, analis laboratorium, apoteker penanggung jawab, dan kader posyandu. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan bantuan media edukasi berupa poster yang dibagikan kepada peserta. Melalui kegiatan ini, dapat diketahui bahwa sebagian masyarakat masih tidak mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat pada saat berpuasa, sehingga terkadang obat tidak dikonsumsi dan pengobatan menjadi dilewatkan. Promosi kesehatan memberikan dampak peningkatan pengetahuan pada masyarakat khususnya lansia tentang penggunaan obat saat puasa. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan, maka pengobatan yang dijalani saat puasa menjadi lebih maksimal. Kata Kunci:Edukasi, Lansia, Pengetahuan, Poster, Puasa Changes in meal patterns can affect drug use during the month of Ramadan when someone is fasting. This will impact the therapeutic effect of a drug produced. A good understanding is needed to achieve optimal therapeutic effects, especially regarding the rules and time of drug use during fasting. The health promotion activities aimed to increase the knowledge and understanding of elderly patients regarding the use of drugs during the fasting month. The activities were carried out in the elderly posyandu with doctors, midwives, laboratory analysts, pharmacists in charge, and posyandu cadres. The method used was a lecture with poster media. Through this activity, it can be seen that some people still do not know when the right time to take medicine while fasting is, so sometimes the medicine is not consumed and treatment is missed. Health promotion has an impact on increasing knowledge in the community, especially older people, about the use of drugs during fasting. It is hoped that with increased knowledge, the treatment carried out during fasting will be more optimal.
Analisis Dampak Diversifikasi Pertanian Terhadap Kesejahteraan Petani Azzahra, Diva; Budiawati, Yeni; Bukhari, Ahmad
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.174

Abstract

Kesejahteraan petani masih menjadi persoalan penting di Indonesia, terutama bagi petani kecil yang bergantung pada sistem monokultur. Ketergantungan ini meningkatkan kerentanan terhadap fluktuasi harga, perubahan iklim, dan kegagalan panen, yang berdampak pada ketidakstabilan pendapatan. Menanggapi hal tersebut, Kelompok Tani Jabon Adiasa Mandiri di Kota Serang, Provinsi Banten, menerapkan diversifikasi pertanian dengan menanam padi, jagung, dan semangka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk diversifikasi, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan petani. Pendekatan mixed-method digunakan dengan melibatkan 30 responden melalui survei, wawancara, dan observasi lapangan. Regresi logistik digunakan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keberhasilan diversifikasi, sedangkan regresi linier sederhana digunakan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan yang diukur dengan Nilai Tukar Petani (NTP). Hasil menunjukkan bahwa diversifikasi memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan monokultur. Tingkat pendidikan, jumlah komoditas, dan keuntungan produksi berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan diversifikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa diversifikasi pertanian merupakan strategi potensial untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan perlu didukung melalui pelatihan, fasilitas, dan akses pasar.