Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun UI/UX dengan Metode Design Thinking pada Aplikasi Laundry Quick and Clean Berbasis Mobile Putra, Anak Agung Adi Wiryya; Mahayani, Ni Komang Dewi; Tilman, Benedito Nidio Da Rosa Maia
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v6i1.1145

Abstract

The purpose of this research is to develop a mobile-based laundry application with Design Thinking method and measure the level of user satisfaction through System Usability Scale (SUS) testing. As the popularity of laundry services increases, manual management becomes a significant challenge, such as inefficiency in recording and tracking orders. Therefore, this research offers an innovative solution by designing a Quick and Clean application that focuses on improving user experience (UI/UX) to simplify the management of laundry services. This research uses a Design Thinking approach that includes five stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. The empathize stage involved interviews with 15 laundry service users to identify key needs and problems. The define stage mapped out the functional and non-functional requirements that formed the basis of the application design. The ideate stage produced a 16-page wireframe design, while the prototype stage produced an application model with UI design using Figma. The novelty value of this research lies in the application of the Design Thinking method in the context of laundry services, which is rarely applied in similar studies, as well as the integration of UI/UX design that emphasizes ease of use and operational efficiency. SUS testing shows an average score of 85.6 which falls into the Excellent category. This result indicates that the application design not only meets user needs but also provides a satisfying experience, contributing to the development of UI/UX standards in laundry business applications. Overall, this research has made a significant impact by presenting an application model that can improve the efficiency and quality of moobile-based laundry services. And this development makes it easier for further development to develop further.
Pregnancy-Related Carpal Tunnel Syndrome: Neuropati yang Diabaikan pada Kehamilan ? Sebuah Telaah Sistematis Putri, Ni Made Wini Jayesthiwi Wanami; Mahayani, Ni Komang Dewi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5396

Abstract

Pregnancy-related carpal tunnel syndrome (PRCTS) merupakan salah satu keluhan neuro-muskuloskeletal yang sering terjadi selama kehamilan. Hanya berkisar 9.5% kasus PRCTS yang mendapatkan terapi khusus selama kehamilan. Kasus PRCTS yang tidak tertangani dengan tepat, akan dapat menyebabkan komplikasi selama dan pasca melahirkan.  Pencarian literatur dilakukan dari bulan Juni–Juli 2025 menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines dengan mesin pencarian berupa Pubmed, Science Direct, Google Schoolar. Kriteria inklusi meliputi; naskah yang terpublisasi tahun 2010–2025, subjek penelitian ibu hamil tanpa riwayat CTS dan kelainan neuro-muskuloskeletal lainnya, dan melakukan diagnosis, derajat keparahan, dan kualitas hidup pasien berdasarkan instrument yang jelas. Terdapat delapan studi cross-sectional, dan empat studi cohort yang disertakan dalam telaah sistematik ini. Insiden PRCTS adalah 11% - 55.4% dan lebih sering ditemukan pada kehamilan trimester tiga. Gejala yang dilaporkan adalah kesemutan, kebas, nyeri, yang bersifat bilateral. Derajat keparahan PRCTS umumnya disebutkan ringan hingga sedang. Pasien dengan PRCTS memiliki gangguan tidur dan aktivitas sehari – hari. Gejala PRCTS dalam menetap dalam 6-12 bulan pasca melahirkan. Perubahan hormonal, musculoskeletal, dan postural, merupakan beberapa kondisi yang umum terjadi selama kehamilan. Perubahan tersebut akan menyebabkan fluktuasi hormon, dan retensi cairan, yang berakibat pada edema lokal serta restriksi struktur dari terowongan carpal. Berdasarkan telaah sistematik ini, CTS merupakan kondisi yang sering ditemui dan kurang diperhatikan pada kehamilan. Skrining gejala PRCTS dapat dilakukan untuk memaksimalkan tatalaksana, dan mencegah terjadinya komplikasi anatomis, fisiologis, maupun psikologis pada ibu pasca melahirkan.