Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas nasabah dalam pengelolaan sampah terhadap pendapatan nasabah Bank Sampah di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Aktivitas nasabah yang dimaksud mencakup empat indikator utama, yaitu frekuensi penyetoran sampah, jumlah sampah yang disetorkan, jenis sampah yang disetor, serta partisipasi dalam program daur ulang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan inferensial. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih dari total 502 nasabah aktif Bank Sampah Pematang Pudu Bersih. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aktivitas nasabah berada pada kategori tinggi (67%), sedangkan tingkat pendapatan sebagian besar nasabah tergolong sedang hingga tinggi (70%). Uji korelasi menunjukkan nilai r = 0,221 dengan Sig. (2-tailed) = 0,027 yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara aktivitas nasabah dengan pendapatan nasabah bank sampah, meskipun dengan tingkat hubungan rendah. Dengan demikian, semakin aktif nasabah dalam mengelola dan menyetorkan sampah, maka semakin besar pula pendapatan tambahan yang diperoleh. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa aktivitas nasabah bank sampah memiliki kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi rumah tangga.