Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Di Sdn 8 Buttu Samang Kabupaten Majene Rika Kurnia Kandacong; Sherly Rudianti Batter
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2024): multi science and knowlegde
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah tindakan menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri serta menularkannya kepada orang lain, yang penting diterapkan pada anak usia sekolah karena kelompok ini rentan terhadap masalah kesehatan seperti diare dan kecacingan. Anak usia sekolah merupakan masa yang tepat untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat, khususnya mencuci tangan pakai sabun (CTPS), yang terbukti efektif mencegah penyakit seperti diare dan ISPA. Meski sederhana, kebiasaan CTPS belum menjadi rutinitas di masyarakat, sehingga diperlukan edukasi sejak dini untuk menjadikannya kebiasaan. Penyuluhan kesehatan sebagai upaya promotif dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku terkait PHBS. Pemerintah juga mendukung dengan kebijakan penyediaan sarana CTPS di sekolah, namun masih ada kendala seperti kurangnya fasilitas pendukung, yang menjadi hambatan dalam menerapkan kebiasaan ini secara menyeluruh.
Analisis Komparatif Birokrasi Pelayanan Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Majene Erni febrianti; Sri Arnilasari; Astaman Sultan; Alifka Rahmayanti Alifka; Rika Kurnia Kandacong; Muhammad Fahresi Kamirullah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12397

Abstract

Pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan garda terdepan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan alur birokrasi, tingkat digitalisasi, serta kendala operasional pelayanan kesehatan pada empat Puskesmas di Kabupaten Majene yaitu Puskesmas Pamboang, Puskesmas Banggae II, Puskesmas Malunda dan Puskesmas Totoli. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui teknik pengamatan (observation) langsung dan observasi dokumen penyelenggaraan pelayanan di empat lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh puskesmas telah menerapkan alur pelayanan yang terstruktur namun terdapat perbedaan signifikan pada model birokrasi yang ditonjolkan. Puskesmas Pamboang unggul pada integrasi sistem antrean daring melalui Mobile JKN. Puskesmas Banggae II menonjolkan ketelitian birokrasi konvensional dengan manajemen rekam medis berjenjang serta alur pelayanan penunjang (laboratorium dan farmasi) yang ketat. Puskesmas Malunda fokus pada birokrasi yang ringkas didukung administrasi berbasis digital yang masif sedangkan Puskesmas Totoli menerapkan birokrasi berlapis melalui model screening bertingkat dan pembagian klaster pelayanan (E-Puskesmas). Hambatan utama di keempat faskes meliputi rendahnya literasi digital masyarakat (terutama lansia), keterbatasan nakes, pemadaman listrik, serta ketidakstabilan jaringan internet. Kata kunci : Birokrasi Pelayanan, Puskesmas, FKTP, Analisis Komparatif, Kabupaten Majene