This Author published in this journals
All Journal Buletin Perpustakaan
Berlian, Bilqis Febriani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Promosi di Perpustakaan Museum Benteng Vredeburg Menggunakan Metode SWOT Berlian, Bilqis Febriani
Buletin Perpustakaan Vol. 7 No. 2 (2024): Buletin Perpustakaan Volume 7 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bpuii.v7i2.36914

Abstract

Perpustakaan dengan kualitas sebagus apapun  tidak akan dikunjungi secara maksimal oleh pemustaka ketika tidak ada upaya promosi kepada masyarakat. Apapun yang memenuhi perpustakaan hanyalah simpanan semata. Maka, di sinilah pentingnya perpustakaan dalam melakukan promosi adalah untuk mengenalkan perpustakaan itu sendiri kepada masyarakat. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik analisis data dari teori Miles & Huberman yakni dengan tiga tahapan, data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Perpustakaan Museum Benteng Vredeburg mengimplementasikan tiga dari delapan kegiatan promosi yang dijabarkan dalam teori promotion mix oleh Kotler, yang selanjutnya diperkaya oleh Sujatna. Perpustakaan Museum Benteng Vredeburg mengimplementasikan tiga dari delapan kegiatan promosi yang dijabarkan dalam teori promotion mix oleh Kotler, yang selanjutnya diperkaya oleh Sujatna. Jenis kegiatan promosi yang diterapkan mencakup publisitas, personal selling, dan interactive marketing. Dalam aspek publisitas, Perpustakaan Museum Benteng Vredeburg menjalankan strategi promosi melalui situs web Museum Benteng Vredeburg, menyelenggarakan program resensi buku “Si Kumis,” memanfaatkan saluran publisitas YouTube, dan menggelar webinar bedah buku. Sementara itu, kegiatan personal selling mencakup pemanduan oleh edukator dan pelayanan pemustaka yang dilakukan oleh pustakawan. Pada sisi interactive marketing, perpustakaan juga aktif mengadakan kegiatan kuis di platform Instagram. Dari tiga strategi promosi di Perpustakaan Benteng Vredeburg, dapat dinyatakan bahwa strategi interactive marketing dengan melibatkan kuis di platform Instagram dinilai lebih baik. Sebaliknya, strategi promosi yang menunjukkan dampak kurang signifikan adalah publisitas melalui situs web.