I.G.L.A. Parwata
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGfU) DAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH PESERTA DIDIK Marettini, N.L.; I.N. Kanca; I.G.L.A. Parwata
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 8 No 2 (2024): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v8i2.3433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran TGfU terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, (2) pengaruh model pembelajaran demonstrasi terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, (3) perbedaan hasil belajar lompat jauh antara kelompok peserta didik yang mengikuti model pembelajaran TGfU dan kelompok peserta didik yang mengikuti metode demonstrasi di SDN 3 Banjar Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan rancangan randomazed control group pretest-posttest design, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang peserta didik SDN 3 Banjar Jawa yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling, dan selanjutnya dibagi menjadi 2 (dua) kelompok (model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) dan metode demonstrasi, hasil belajar dibandingkan nilai pretest dan post-test, dan selanjutnya dilakukan uji-t (two sample t-Test). Hasil penelitian menunjukkan untuk hipotesis pertama dilakukan dengan uji-t (paired samples test) diperoleh nilai sebesar tkognitif = 13,706; tpsikomotor = 15,254 ; p<0,05. Hipotesis kedua dengan uji-t (paired samples test) diperoleh nilai tkognitif = 11,417; tpsikomotor = 10,018; p<0,05. Hipoteis yang ketiga dengan uji-t (two sample t-Test) diperoleh tkognitif = 4,853; tpsikomotor = 3,297; p<0,05, dengan rata-rata kognitif dan psikomotor pembelajaran TGfU dan metode demonstrasi masing-masing sebesar kog TGfU = 85,83, kog Demontrasi =81,33 dan psi TGfU = 87,20, psi demontrasi = 80,50. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat (1) pengaruh yang signifikan model pembelajaran TGfU terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, (2) pengaruh yang signifikan model pembelajaran demonstrasi terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, dan (3) hasil belajar lompat jauh antara kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran TGfU lebih baik dari kelompok peserta didik yang belajar dengan metode demonstrasi di SDN 3 Banjar Jawa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGfU) DAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH PESERTA DIDIK Marettini, N.L.; I.N. Kanca; I.G.L.A. Parwata
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 8 No 2 (2024): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v8i2.3433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran TGfU terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, (2) pengaruh model pembelajaran demonstrasi terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, (3) perbedaan hasil belajar lompat jauh antara kelompok peserta didik yang mengikuti model pembelajaran TGfU dan kelompok peserta didik yang mengikuti metode demonstrasi di SDN 3 Banjar Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan rancangan randomazed control group pretest-posttest design, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang peserta didik SDN 3 Banjar Jawa yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling, dan selanjutnya dibagi menjadi 2 (dua) kelompok (model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) dan metode demonstrasi, hasil belajar dibandingkan nilai pretest dan post-test, dan selanjutnya dilakukan uji-t (two sample t-Test). Hasil penelitian menunjukkan untuk hipotesis pertama dilakukan dengan uji-t (paired samples test) diperoleh nilai sebesar tkognitif = 13,706; tpsikomotor = 15,254 ; p<0,05. Hipotesis kedua dengan uji-t (paired samples test) diperoleh nilai tkognitif = 11,417; tpsikomotor = 10,018; p<0,05. Hipoteis yang ketiga dengan uji-t (two sample t-Test) diperoleh tkognitif = 4,853; tpsikomotor = 3,297; p<0,05, dengan rata-rata kognitif dan psikomotor pembelajaran TGfU dan metode demonstrasi masing-masing sebesar kog TGfU = 85,83, kog Demontrasi =81,33 dan psi TGfU = 87,20, psi demontrasi = 80,50. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat (1) pengaruh yang signifikan model pembelajaran TGfU terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, (2) pengaruh yang signifikan model pembelajaran demonstrasi terhadap hasil belajar lompat jauh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa, dan (3) hasil belajar lompat jauh antara kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran TGfU lebih baik dari kelompok peserta didik yang belajar dengan metode demonstrasi di SDN 3 Banjar Jawa.