Penelitian ini dilatarbelakangi atas minimnya keahlian membaca pemahaman peserta didik di SDN Dukuh 01. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) Bahasa Indonesia kelas IV Sekolah Dasar. Hal ini terlihat dari mulainya peserta didik yang selalu maju untuk menanyakan arti dari bacaan yang sudah diberikan oleh guru. Pengkajian ini bertarget guna mengamati keahlian membaca pemahaman dari model pembelajaran CIRC. Pengkajian ini berjenis PTK/Penelitian Tindakan Kelas secara model milik Mc Kemmis dan Mc Tanggart yang memiliki 4 langkah berupa penyelenggaraan, perancangan, refleksi dan observasi.Subjek penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas IV SDN Dukuh 01 yang berjumlah 27 peserta didik ( 13 peserta didik laki-laki dan 14 peserta didik Perempuan). Penghimpunan data dilaksanakan dari tes tertulis dengan analisis datanya yaitu uji reliabilitas, validitas, daya beda & taraf kesukaran. Hasil perolehan data keahlian membaca pemahaman siklus I dengan hasil ketuntasan klasikalnya yaitu 19% (5 peserta didik dari 27 peserta didik) kemudian dilakukan lagi penelitian pada siklus dua dan mendapati hasil ketuntasan klasikalnya yaitu 66% (18 peserta didik dari 27 peserta didik) sehingga dapat dilihat adanya peningkatan sebanyak 47% melebihi indikator target peningkatan yaitu 40%. Simpulan pengkajian ini yaitu model pembelajaran CIRC bisa mengembangkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu model pembelajaran CIRC ini bisa dicoba untuk meningkatkan kemampuan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.