Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Enterprise Architecture pada Sistem Penampungan Data Usulan Proyek Widodo, Aditya; Prianda, Agil; Putra, Raditya Abdillah; Fajrillah, Fajrillah
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan enterprise architecture dengan menggunakan kerangka kerja TOGAF dalam pengembangan sistem penampungan data usulan proyek berbasis web di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat. Sebelumnya, pengelolaan data usulan dilakukan secara manual dengan arsip kertas, yang menyebabkan berbagai kendala seperti keterlambatan pencarian data, risiko kehilangan, dan keamanan yang rendah. Dengan sistem baru berbasis digital, pencarian dan pengelolaan data menjadi lebih cepat dan akurat, serta memungkinkan akses lebih aman dengan kontrol berbasis peran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi dan kinerja operasional secara keseluruhan. Implementasi ini juga menghadirkan fleksibilitas bagi perkembangan sistem di masa depan sesuai dengan kebutuhan instansi. Diharapkan, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan arsitektur enterprise di sektor pemerintahan lainnya dalam menghadapi tantangan serupa.
Penerapan Enterprise Architecture pada Sistem Penampungan Data Usulan Proyek Widodo, Aditya; Prianda, Agil; Putra, Raditya Abdillah; Fajrillah, Fajrillah
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan enterprise architecture dengan menggunakan kerangka kerja TOGAF dalam pengembangan sistem penampungan data usulan proyek berbasis web di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat. Sebelumnya, pengelolaan data usulan dilakukan secara manual dengan arsip kertas, yang menyebabkan berbagai kendala seperti keterlambatan pencarian data, risiko kehilangan, dan keamanan yang rendah. Dengan sistem baru berbasis digital, pencarian dan pengelolaan data menjadi lebih cepat dan akurat, serta memungkinkan akses lebih aman dengan kontrol berbasis peran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi dan kinerja operasional secara keseluruhan. Implementasi ini juga menghadirkan fleksibilitas bagi perkembangan sistem di masa depan sesuai dengan kebutuhan instansi. Diharapkan, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan arsitektur enterprise di sektor pemerintahan lainnya dalam menghadapi tantangan serupa.
IMPLEMENTASI METODE BACKWARD CHAINING SEBAGAI INFERENSI SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN TANAH UNTUK PENANAMAN TANAMAN OPTIMAL Ramadhan, Agung Wahyu; Prianda, Agil; Ilmi, Kanjul
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8944

Abstract

Soil damage is an important issue in the agricultural sector because it directly affects crop productivity and success. Inaccurate identification of soil damage can lead to errors in crop selection, resulting in suboptimal agricultural yields. This study aims to implement the backward chaining method as an inference engine in an expert system to diagnose soil damage and determine optimal crop planting recommendations. The backward chaining method is used with a goal-based reasoning approach, where the system starts the inference process from the hypothesis of soil damage type and traces the facts in the form of symptoms provided by the user. The system's knowledge base is organized in the form of rules obtained from literaturestudies and expert knowledge in the field of agriculture. The results show that the expert system built is capable of identifying the type of soil damage based on the symptoms entered and providing crop recommendations appropriate to the soil conditions. This system is expected to assist farmers and related parties in making more accurate, effective, and knowledge-based planting decisions.