Keamanan pangan merupakan isu penting yang mempengaruhi kesehatan masyarakat, terutama pada produk pangan yang dijual di lingkungan terbuka seperti es krim cone dari pedagang keliling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan pewarna pada cone es krim yang dijual oleh pedagang keliling di Kota Bengkulu serta mengevaluasi tingkat keamanannya bagi konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis laboratorium terhadap sampel cone es krim yang diambil secara acak dari berbagai lokasi di Kota Bengkulu. Pewarna yang teridentifikasi dianalisis menggunakan teknik kromatografi Kertas (KK) dan spektrofotometri serta Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) untuk menentukan jenis dan konsentrasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel mengandung pewarna sintetik yang diizinkan, namun terdapat beberapa sampel yang mengandung pewarna yang tidak diizinkan atau melebihi batas aman yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, ditemukan adanya kontaminasi silang yang dapat meningkatkan risiko kesehatan bagi konsumen. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat praktik penggunaan pewarna yang tidak sesuai dengan standar keamanan pangan pada cone es krim yang dijual oleh pedagang keliling di Kota Bengkulu. Penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan dan edukasi terhadap pedagang es krim keliling mengenai penggunaan bahan tambahan pangan yang aman dan sesuai regulasi. Rekomendasi kebijakan mencakup pengetatan regulasi, peningkatan frekuensi inspeksi, serta kampanye kesadaran publik tentang bahaya penggunaan pewarna yang tidak aman. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan pangan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat Kota Bengkulu.