This Author published in this journals
All Journal Widya Publika
Yunika Dewi, Luh
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR BELUM OPTIMALNYA PERATURAN BUPATI BULELENG NOMOR 61 TAHUN 2012 TENTANG PENUTUPAN INVESTASI DIBIDANG USAHA INDUSTRI PENYULINGAN DAUN CENGKEH DI KABUPATEN BULELENG Yunika Dewi, Luh
Jurnal Widya Publika Vol 11 No 1 (2023): Widya Publika
Publisher : Magister Administrasi Publik Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70358/widyapublika.v11i1.1028

Abstract

Peraturan Bupati Buleleng Nomor 61 Tahun 2012 tentang penutupan investasi di bidang usaha industri penyulingan daun cengkeh dilatarbelakangi oleh usaha penyulingan yang memanfaatkan daun cengkeh yang gugur dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi serta mengetahui faktor pendukung dan pemhambat dari terimplemtasinya peraturan tersebut sehingga dapet diketahui faktor yang menyebabkan peraturan tersebut belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Lemukih Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. Penelitian ini melibatkan delapan infroman, mulai dari bagian dinas lingkungan hidup sampai masyarakat umum. Penelitian ini didasarkan oleh tipe-tipe evaluasi kebijakan yang dikemukakan oleh Dunn. Setelah dilakukan analisis evaluasi kebijakan didapatkan hasil bahwa Peraturan Bupati Buleleng Nomor 61 Tahun 2012 tentang penutupan investasi di bidang usaha industri penyulingan daun cengkeh belum terlaksana dengan optimal. Dampak perekonomian bagi masyarakat menjadi salah satu faktor penghambat kebijakan ini terlaksana. Sedangkan serangan jamur patagonik yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman cengkeh dan senyawa votavoil yang terkandung di daun cengkeh menjadi faktor pendukung terimplementasinya peraturan ini. Dengan demikian, diharapkan pemerintah dan petani bersama-sama mencari solusi terbaik dengan mempertimbangkan dampak positif dan negatif dari peraturan ini sehingga petani tidak kehilangan mata pencahariannya dan ekosistem tanaman cengkeh tetap terjaga.