Berdasarkan data Program Penilaian Siswa Internasional (PISA), pelajar Indonesia masih meraih nilai rata-rata dengan kategori rendah apabila disejajarkan dengan negara lain dalam literasi membaca. Selain itu, peringkat Indonesia dalam studi most littered nation in the world masih menempati peringkat ke-60 dari 61 negara. Fakta tersebut menunjukkan bahwa keterampilan membaca para pelajar Indonesia harus dianalisis guna mengetahui sejauh mana tingkat keterampilan membaca pemahaman mereka, khususnya pelajar di Daerah Bangkalan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman teks berita siswa SMPN 2 Kwanyar. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kuantitatiif, yaitu mendeskripsikan data yang berupa angka atau diagram. Instrumen yang dimanfaatkan ialah tes keterampilan membaca dengan jenis pilihan ganda. Teknik analisis data yang dilakukan berupa analisis tingkat keterampilan membaca siswa dan tingkat kesukaran soal yang dikerjakan siswa. Hasil dari penelitian ini ialah siswa SMPN 2 Kwanyar yang dikhususkan pada kelas VII masih mendapat kategori rendah dalam membaca pemahaman teks berita. Soal pada indikator pemahaman literal mendapat kategori mudah, pemahaman inferensial, apresiasi, dan evaluasi dengan kategori sedang, sedangkan reorganisasi mendapat kategori sukar. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi penuh terhadap penelitian yang serumpun tentang keterampilan membaca pemahaman.