Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi Android Monitoring Suhu dan Kelembaban Ruangan Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Logika Fuzzy Pramudha, Aditya Bayu
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 2 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.2.1-8

Abstract

Suhu dan kelembaban di dalam ruangan laboratorium adalah instrumen penting yang harus di-monitoring, dikarenakan tidak semua ruangan memenuhi standarisasi untuk kelayakan pakai yang diakibatkan suhu dan kelembaban yang tidak sesuai dengan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, dimana sebagian ruangan tidak mempunyai alat untuk memantau suhu dan kelembaban yang ada diruangan, sehingga suhu dan kelembaban tidak terkontrol, dampak dari akibat ini adalah memungkinkan kualitas udara didalam ruangan terpengaruh kadar kualitasnya. Oleh karena itu diperlukan alat yang bisa memantau suhu, kelembaban dan kualitas udara yang ada di dalam ruangan laboratorium, dengan menggunakan NodeMCU esp8266 sebagai mikrokontroler pengatur yang dapat terhubung langsung dengan wifi dan membuat koneksi TCP/IP, dipakainya sensor dht11 untuk me-monitoring suhu dan kelembaban serta sensor mq-135 yang digunakan sebagai pembaca kadar kualitas udara pada ruangan, tidak lupa disematkan 3 (tiga) buah LED yang berfungsi sebagai indikator bagi laboran yang sedang melakukan penelitian di laboratorium, dan tersedianya fan dc 12v yang difungsikan untuk pengendali udara jika suhu, kelembaban dan kualitas udara diatas range / ketentuan yang telah ditetapkan dan tersedianya sebuah aplikasi dan terhubung ke webserver bernama ThingSpeak untuk mempermudah kegiatan monitoring, penelitian ini menggunakan metode fuzzy logic karena metode ini cocok digunakan pada sebagian besar permasalahan yang bersifat realtime, berubah-ubah dan kurang pasti. Pada penelitian ini, rata-rata presentase selisih perhitungan manual dan sensor suhu sebesar 99,99% dan presentase selisih perhitungan manual dan sensor kelembaban sebesar 99,98%. Dengan metode logika fuzzy ini didapatkan kerangka matematis yang digunakan untuk mempresentasikan ketidakpastian, ketidakjelasan, ketidaktepatan, kekurangan informasi dan kebenaran parsial.