Sandfreni, Sandfreni
Universitas Esa Unggul

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI SUMBER DAYA TEKNOLOGI INFORMASI DOMAIN EDM 04.02 PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 Adikara, Fransiskus; Sandfreni, Sandfreni
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSocial responsibility encompasses implementation activities extension Information Technology Governance at the Institute of Education where implementation in Yayasan Pendidikan Birrul Waalidain (YPBW) Semplak Bogor, to discuss the implementation of information systems and software already in use, and applying the measures recommendations based on the COBIT framework 5. Conducting an assessment of the implementation of information technology governance in educational institutions using Maturity Level contained in COBIT 5 is focused mainly in the domain Evaluate, Direct, and Monitor (EDM) 04:02. The outcome of social responsibility is to provide an overview as well as the conditions of information technology governance in educational institutions, especially in optimizing the utilization of resources both in the brain-ware, software and hardware, to then be analyzed in order to get a plan for use of information systems and or use of software/operating system as well as a standard procedure in the implementation of the use that can be used in the governance of information technology to educational institutions. These results are then outlined in a paper published in the journal of social responsibility, counseling and material implementation of information technology governance.Keywords: information technology governance, framework cobit 5, education instituteAbstrakPengabdian masyarakat melingkupi kegiatan pelaksanaan penyuluhan Tata Kelola Teknologi Informasi di Lembaga Pendidikan dengan tempat pelaksanaan di Yayasan Perguruan Birrul Waalidain (YPBW) Semplak Bogor, dengan membahas implementasi sistem informasi dan perangkat lunak yang sudah digunakan. Metode yang akan digunakan adalah metode kerangka kerja COBIT 5 agar dapat menerapakan langkah-langkah rekomendasi yang dibutuhkan oleh Yayasan Perguruan Birrul Waalidain (YPBW) yaitu dengan melakukan penilaian terhadap pelaksaan tata kelola teknologi informasi pada lembaga pendidikan menggunakan Maturity Level yang terdapat pada COBIT 5 terutama difokuskan di domain Evaluate, Direct, and Monitor (EDM) 04.02. Tujuan yang ingin dicapai dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan gambaran serta kondisi dari tata kelola teknologi informasi di lembaga pendidikan terutama pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya baik di sisi brainware, software dan hardware. Alasan kegiatan ini agar dapat dianalisa dan mendapatkan rencana penggunaan sistem informasi atau penggunaan pernagkat lunak/sistem operasi serta standart prosedur pelaksanaan dalam penggunaannya yang bisa digunakan dalam tata kelola teknologi informasi untuk lembaga pendidikan. Hasil ini kemudian dituangkan dalam sebuah makalah yang dipublikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat, dan materi pelaksanaan penyuluhan tata kelola teknologi informasi.Kata kunci:  tata kelola teknologi informasi, framework cobit 5, lembaga pendidikan
Pemodelan Hasil Elisitasi Kebutuhan Sistem Penjualan Online Menggunakan Metode Knowledge Acquisition in Automated Specification Adikara, Fransiskus; Gunawan, Hendry; Sandfreni, Sandfreni
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.345 KB) | DOI: 10.26418/jp.v4i2.28016

Abstract

Penjualan online adalah sebuah fungsi dari sistem e-commerce yang saat ini sedang sangat berkembang seturut kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penggunaan internet dan telepon pintar dalam setiap aspek kehidupan juga semakin mempermudah aktivitas penjualan online. Pengusaha dalam memasarkan dan menjual produk-produknya harus sudah mulai menggunakan teknologi, terutama memanfaatkan sistem penjualan online. Saat ini bagi para pengusaha yang baru ingin mempunyai sistem penjualan online perlu memahami bagiamana proses elisitasi kebutuhan sistem yang ingin dikembangkannya itu. Banyak metode elisitasi kebutuhan sebagai bagian dari proses rekayasa kebutuhan yang tersedia saat ini. Salah satu yang sedang sering digunakan adalah metode rekayasa kebutuhan yang beorientasi pada tujuan. Metode Knowledge Acquisition in autOmated Specification (KAOS) adalah sebuah metode rekayasa kebutuhan yang berorientasi pada tujuan, yang paling pertama dikembangkan dan paling sering digunakan dalam proses rekasaya kebutuhan.   Pada penelitian ini didemonstrasikan kegiatan elisitasi kebutuhan untuk sistem penjualan online dengan metode KAOS lalu hasilnya dituangkan dalam model Goal Tree Model (GTM). Dengan memanfaatkan metode KAOS, kebutuhan sistem penjualan online dapat diperoleh dan digunakan oleh pengusaha dan pihak pengembang sistem dalam proses elisitasi kebutuhan. Hasil dari elisitasi kebutuhan ini dapat digunakan selanjutnya dalam proses rekayasa perangkat lunak sampai menghasilkan sebuah sistem penjualan online yang berkualitas dan sesuai kebutuhan pengusaha dalam memasarkan produk-produknya.