Hibatullah Abdul Kudus, Hilyas
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perlindungan Hukum Bagi Anak Hasil Perkawinan Poligami Ilegal dalam Perspektif Undang–undang Nomor 1 Tahun 1974 Hibatullah Abdul Kudus, Hilyas; Akmal, Asep
As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 2 (2024): As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/sakinah22955

Abstract

Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mendefinisikan perkawinan sebagai ikatan lahir dan batin antara pria dan wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun, prinsip monogami yang diatur dalam Pasal 3 sering sulit dipertahankan, sehingga memicu praktik poligami ilegal. Poligami ilegal kerap menimbulkan dampak negatif, terutama terhadap perlindungan anak, seperti anak-anak yang terabaikan dan terlantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perlindungan hukum terhadap anak dalam keluarga poligami ilegal, faktor penghambat, dan upaya penanggulangan yang dapat dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak dalam keluarga poligami ilegal belum optimal. Kebutuhan dasar, termasuk pendidikan dan kesejahteraan anak, sulit dipenuhi karena penghasilan keluarga sering tidak mencukupi. Kondisi ini menghambat perkembangan fisik dan mental anak, menyebabkan mereka merasa minder. Faktor utama penghambat adalah keterbatasan finansial dan ketidakseimbangan tanggung jawab antara suami dan istri. Solusi yang diusulkan adalah mencari sumber penghasilan tambahan oleh anggota keluarga, termasuk anak-anak yang telah mampu bekerja, meskipun ini sering menimbulkan beban tambahan. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga secara lebih baik.
Manajemen Pemberdayaan Masjid melalui Magrib Mengaji di Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi Hibatullah Abdul Kudus, Hilyas; Nur Maulida, Istianah
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/alkhidmah.32807

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kewajiban mulia bagi umat islam, dan masjid merupakan tempat utama untuk melakukan ibadah. Adapun Pendidikan di dalam masjid merupakan penggabungan antara salah satu ibadah yang paling mulia yaitu menuntut ilmu di tempat yang mulia yaitu masjid. Salah satu pusat kegiatan menuntut ilmu dalam islam adalah masjid. Dalam islam, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah yang bersifat seremonial saja, melainkan juga sebagai pusat kegiatan yang berkaitan dengan sosial dan Pendidikan Umat Islam, Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan kualitatif dengan  metode deskriptif. Teknik  pengumpulan  data yang  digunakan berupa  observasi, interview,   dan   dokumentasi.   Dalam   analisis   data   peneliti menggunakan  analisis deskriptif kualitatif   yang  menggambarkan, mempresentasikan serta manafsirkan  tentang    hasil    penelitian    secara  detail. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada pengelola Pendidikan di Masjid Nurul Hidayah Desa Bencoy tentang pengelolaan pendidikan yang baik dari segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dan hal-hal yang terkait dengan peningkatan kualitas Pendidikan di dalam masjid. Adapun Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumen. Langkah awal kegiatan pengabdian dilakukan dengan persiapan. Kedua adalah sosialisasi dan pembagian tugas. Ketiga yakni pendampingan. Hasi kagiatan pengabdian meliputi pada dua aspek yaitu manajemen dan sumber daya manusia.
Penerapan Metode Bahtsul Masail Dalam Pembelajaran Fiqh Untuk Meningkatkan Daya Kritis Santri Hibatullah Abdul Kudus, Hilyas; Oktafiami, Cahaya
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 01 (2025): Inovasi Pembelajaran dan Penguatan Kompetensi dalam Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahtsul Masail is a forum for the study of religious issues, bahṡul masail functions as a forum for studying Islamic religious issues, in this forum discusses and decides on issues that require legal certainty in the field of fiqh. The Bahtsul Masail method is a method of discussion or deliberation used to solve various religious problems as carried out in various Islamic Boarding Schools related to Islamic law in fiqh learning in order to increase the critical power of students in developing religious knowledge in the field of Islamic Law (Fiqh science). The purpose of this study is to find out the extent of the critical power of students in Islamic boarding schools in understanding the fiqh learning material through the Bahtsul Masail method. This type of research is a field study through a qualitative approach where in the technique of collecting data through Library Research (Literature Studies) from various sources that are  from various sources put forward by experts in the field. The results of the study show that the stages in the Bahtsul Masail method include the preparation, opening, core and closing stages which include problem analysis, answer search, answer delivery, answer categories, argumentative debate, answer formulation, and tabayyun and endorsement, which is then aikhiri with the closing, the efforts made by a Kiai in the formation of students' critical thinking skills, including giving opportunities and rewards to students who are achievements, given opportunities in self-development, training for students to have proficiency in detecting problems and solving these problems which ends with conclusions/decisions. Through this method, it is hoped that it can provide significant changes to the condition of a student's critical ability so that they are able to analyze, synthesize, solve problems, conclude and evaluate.