Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Sharia Product Innovation in Strengthening Islamic Financial Stability Muhammad Sheva Mauladi
ICO EDUSHA Vol. 5 No. 1 (2024): Innovation and Transformation: The Utilization of Artificial Intelligence (AI)
Publisher : STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic finance product innovation in supporting Islamic financial stability, particularly through the development of competitive products that comply with sharia principles. Islamic finance is based on the principle of prohibition against usury, gharar, and maisir, which encourages the creation of fair and transparent financial products. However, in the face of global market competition, innovation is needed so that Islamic financial products can meet the needs of modern society. This study found that innovations such as sukuk and Islamic fintech play an important role in expanding access to Islamic financial services, improving operational efficiency, and strengthening public trust. In addition, the management of social funds such as zakat through Islamic financial institutions can improve social welfare and empower the community's economy. In the rural context, the implementation of Islamic finance in Village-Owned Enterprises (BUMDes) also contributes to sustainable local economic growth. With the support of conducive regulations and increased Islamic financial literacy, this innovation is expected to strengthen Islamic financial stability and have a positive impact on the national economy. Keywords: Innovation, Islamic Products, Islamic Financial Stability.
KONTRIBUSI INSTRUMEN KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA : KAJIAN PADA REKSADANA SYARIAH, SUKUK, PERBANKAN SYARIAH DAN SAHAM SYARIAH Muhammad Sheva Mauladi; Norma Rosyidah Norma Rosyidah
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7480

Abstract

Penelitian ini mengkaji kontribusi instrumen keuangan syariah, yaitu reksa dana syariah, sukuk, perbankan syariah, dan saham syariah, terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB). Penguatan sektor keuangan syariah dianggap sebagai komponen penting dari strategi pendalaman keuangan nasional yang bertujuan untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kausal-komparatif kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data deret waktu tahunan dari tahun 2011 hingga 2024 yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis regresi linier berganda diterapkan menggunakan EViews 13 untuk menilai dampak parsial dan simultan instrumen keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan empiris menunjukkan bahwa sukuk dan perbankan syariah memiliki dampak positif dan signifikan secara statistik terhadap PDB. Hasil ini mengindikasikan bahwa kedua instrumen tersebut terkait erat dengan aktivitas sektor riil, pembiayaan pembangunan, dan perluasan investasi produktif. Sebaliknya, reksa dana syariah dan saham syariah menunjukkan hubungan negatif dan signifikan secara statistik dengan PDB, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhannya belum diarahkan secara optimal ke arah kegiatan ekonomi produktif dan masih relatif dipengaruhi oleh dinamika pasar keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur keuangan syariah dengan menyajikan bukti empiris yang spesifik per instrumen serta menunjukkan efek heterogen dari instrumen keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menawarkan implikasi kebijakan yang penting untuk memperkuat orientasi sektor riil dari instrumen keuangan syariah guna mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia secara lebih baik.