Desa Aebubu di Kecamatan Paga memiliki potensi limbah sekam padi yang cukup besar seiring dengan dominannya aktivitas pertanian padi. Namun, pemanfaatan sekam padi masih terbatas dan sebagian besar dibakar secara terbuka, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, masyarakat desa masih bergantung pada kayu bakar dan minyak tanah sebagai bahan bakar rumah tangga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah sekam padi menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan PKM meliputi tahap persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui pemberian materi, demonstrasi pembuatan briket, serta praktik langsung oleh peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi dan wawancara singkat dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan proses pembuatan briket arang sekam padi, mulai dari pengarangan, pencampuran perekat, pencetakan, hingga uji pembakaran. Briket yang dihasilkan mampu menyala selama kurang lebih 1,5 jam dan dapat digunakan untuk memanaskan air. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan limbah pertanian dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berpotensi mendukung pemanfaatan energi terbarukan dan pengelolaan limbah pertanian secara berkelanjutan di Desa Aebubu.