Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sejarah Penamaan Ulum al-Qur’an dan Urgensi Mempelajarinya Salam, Mohammad Tohir
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Periode Kenabian umat islam tidak mengalami kesulitan dalam menemukan jawaban dari suatu persoalan, karena pada masa itu merupakan masa di mana umat islam memfokuskan untuk mengkaji dan mendalami al-Qur’an. Pada zaman sekarang (kontemporer) kajian ulum al-Qur’an bisa dilakukan dari beberapa aspek ketika ingin mengkontekstualisasikan nilai-nilai ajaran yang terkandung dalam al-Qur’an. Di antaranya, ilmu tawarikh Nuzul ilmu ini mengkaji tentang sejarah turunya ayat secara konperhensif, ilmu asbab an-Nuzul, mengakaji sebab-sebab turunya ayat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cabang ulum al-Qur’an sudah ada sejak zaman Nabi, akan tetapi belum terbukukan seperti sekarang. Ada beberapa hal kenapa ilmu al-Qur’an tidak terbukukan pada zaman Nabi. Karena para sahabat ketika Nabi diturunin wahyu, Nabi menyampaikan langsung sekaligus dengan maksud dari kandungan ayat yang diturunkan. Selain itu juga, para sahabat menyaksikan langsung proses turunya wahyu dan juga sebab turunya. Hal itu merupakan faktor yang mendukung dalam memahami wahyu yang diturunkan kepada Nabi, selain juga karena Nabi yang memberikan pemahaman ketika wahyu diturunkan. Sedangkan urgensi mempelajari ulum al-Qur’an adalah; mengatarkan kepada pemahaman yang sesuai dengan apa yang disampaikan Nabi, dan mengetahui persyaratan ketika ingin menafsirkan al-Qur’an. Keyword: Sejarah Penamaan Ulum al-Qur’an; Dan Urgensi Mempelajari Ulum al-Qur’an
Iʻjāz Al-Quran dan Kesehatan Preventif: Analisis Interdisipliner Tafsir dan Ilmu Medis Salam, Mohammad Tohir
Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin
Publisher : Yayasan Albahriah Jamiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64691/nizamiyah.v1i3.54

Abstract

The Quran, as the holy book of Muslims, is not only understood in a theological dimension but also contains scientific messages relevant to health issues, including the concept of disease prevention. The phenomenon of increasing awareness of preventive health in the modern medical world shows the urgency of reviewing the iʻjāz dimension of the Quran as a source of inspiration for a healthy lifestyle. This study aims to analyze Quranic verses containing preventive messages from the perspective of classical and contemporary interpretations, then integrate them with the theories and findings of modern medical science. The research method employed is a literature study with an interdisciplinary approach, involving an interpretive analysis of thematic verses related to diet, hygiene, lifestyle, and psychological health, which is then contextualized with medical studies. The results show that the Quran emphasizes the principle of moderation in consumption (QS. Al-A'raf: 31), which is in line with the concept of balanced nutrition in medical science, as well as the importance of maintaining cleanliness (QS. Al-Baqarah: 222), which is proven to be relevant to the principles of sanitation and infection prevention. Furthermore, regulating rest time and maintaining peace of mind (QS. Al-Furqan: 47; QS. Ar-Ra’d: 28) has been shown to have a positive correlation with mental health and the immune system. The conclusion of this study confirms that the iʻjāz message of the Quran regarding preventive health can serve as a normative and practical framework for strengthening the paradigm of modern prevention-based medicine, thus affirming the relevance of the Quran as a guide to life that encompasses both spiritual and biological dimensions of humans.