Peranan anak dalam kehidupan bermasyarakat merupakan bagian dari tujuan pembelajaran aplikatif. Pembelajaran aplikatif adalah kegiatan belajar yang menuntut anak untuk melakukan pembelajaran secara langsung. Pembelajaran aplikatif dianggap penting karena dapat menjadikan anak lebih berkontribusi aktif di masyarakat dan dapat membantu memperbaiki karakter generasi muda. Salah satu metode pembelajarannya dapat menggunakan buku cerita bergambar. Buku cerita bergambar adalah jenis buku yang menggabungkan teks dan ilustrasi untuk menyampaikan sebuah cerita. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis semiotik terhadap buku cerita bergambar “Sagu Pertama Maria,” yang mengeksplorasi representasi dan penggambaran peran anak dalam budaya lokal Papua, Indonesia. Kajian ini akan menggali berbagai elemen simbolik dan naratif yang terdapat dalam buku ini, mengkaji bagaimana kontribusinya terhadap pemahaman dan pelestarian praktik budaya tradisional Papua, Indonesia, khususnya yang melibatkan anak-anak. Pentingnya penelitian ini terletak pada potensinya untuk menjelaskan bagaimana anak-anak diposisikan dan dihargai dalam lanskap budaya Papua, sebuah wilayah yang terkenal dengan tradisi adatnya yang kaya dan beragam. Dengan menganalisis elemen visual dan tekstual dari buku cerita, studi ini akan menjelaskan bagaimana narasi dan ilustrasi menyampaikan nilai dan hak yang melekat pada anak-anak dalam komunitas lokal, serta bagaimana partisipasi mereka terbentuk dan dibentuk oleh praktik budaya. Melalui lensa teoritis semiotika, peneliti akan menyelidiki makna simbolik dan asosiasi budaya yang tertanam dalam narasi, karakter, dan gambaran visual buku cerita, dengan tujuan mengungkap narasi budaya yang mendasari dan implikasinya terhadap pemahaman Papua, Indonesia.