Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Spasial Sebaran Populasi Kunci (WPS/LSL/Waria/Penasun) yang Memanfaatkan Penggunaan Klinik (Voluntary Counselling and Testing) VCT di Sumatera Selatan Periode Januari - Agustus Tahun 2024 Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Peggy Ayu Lestari; Najmah Usman; Rico Januar Sitorus; Irma Tiara rizki; Beka Purnama
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 1 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i1.1186

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia dan masalah sosial ekonomi. Pemerintah Indonesia melalui Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan berupaya menanggulangi masalah ini dengan menyediakan cakupan layanan yang menjangkau kelompok populasi kunci Berdasarkan data yang di dapat dari dinas kesehatan provinsi sumatera selatan yang memiliki 17 Kabupaten/Kota presentase SPM yang didapatkan dari delapan sasaran pada Tahun 2021 sebesar 44,1%, Tahun 2022 sebesar 63,7% dan Tahun 2023 sebesar 82,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat cakupan skrining dari populasi kunci (LSL, WPS, Waria dan Penasun) yang memanfaatkan klinik VCT yang ada di Sumatera Selatan pada periode Januari sampai Agustus Tahun 2024 Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain studi ekologi yang unit analisisnya adalah capaian kelompok populasi kunci yang diskrining. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Sistem Informasi HIV AIDS (SIHA) oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Analisis data yang digunakan adalah analisis spasial dengan metode overlay menggunakan aplikasi QGIS. Hasil Penelitian menunjukan bahwa cakupan skrining pada LSL di kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), cakupan skrining pada waria/transgender di kabupaten Banyuasin, dan kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), cakupan skrining pada penasun/IDU di kabupaten Banyuasin, kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dan kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) sudah mencapai target skrining HIV yang diperoleh dari data populasi kunci yang melakukan testing HIV di Klinik VCT yang ada di wilayah kerjanya. Dan untuk cakupan skrining pada WPS belum ada yang mencapai target. Sebaran dari kelompok populasi kunci di Sumatera Selatan periode Januari sampai Agustus Tahun 2024 yang memanfaatkan klinik VCT di 17 Kabupaten/Kota cenderung belum memenuhi target SPM selama periode tersebut.