Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Optimalisasi Peran Perbankan Syariah Dalam Kemajuan Perekonomian Indonesia Dengan Mendukung Industri Wisata Halal UIN Sunan Ampel Surabaya, Mohammad Ashif Syaifullah; Mazro’atus Sa’adah
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v2i2.44704

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran perbankan syariah dalam mendukung pengembangan pariwisata halal di Indonesia yang mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan latar belakang meningkatnya minat terhadap pariwisata berbasis syariah, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dapat diadopsi oleh perbankan syariah untuk berkontribusi dalam industri pariwisata halal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis meta-sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah memiliki potensi besar untuk berkolaborasi dengan pelaku industri pariwisata yang sesuai dengan prinsip syariah, serta mengedukasi masyarakat mengenai layanan dan manajemen berbasis syariah. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh perbankan syariah dan pentingnya sinergi di antara berbagai pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pengembangan pariwisata halal.
REGIONAL SPENDING EFFECTIVENESS AND FISCAL INDEPENDENCE: A STUDY OF EAST JAVA PROVINCE Zahid Fajduani, Putranda; Mazro’atus Sa’adah
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 11 (2025): OCTOBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i11.1243

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of regional budget (APBD) expenditure in East Java Province and to analyze its fiscal independence. Data were obtained from the Budget Realization Report (LRA), the Central Bureau of Statistics (BPS), and the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK). The study employs a descriptive quantitative method using the effectiveness ratio as the main analytical tool. The findings indicate that East Java's budget expenditure in 2022–2023 was categorized as very effective, with realization levels consistently above 93%. However, fiscal independence remains weak as local revenue (PAD) contributes only about 6–7%, while dependency on central government transfers reaches approximately 64%. This reveals that high expenditure effectiveness does not automatically imply strong fiscal autonomy. A comparison with Central Java and Bali shows similar patterns: high expenditure effectiveness accompanied by limited fiscal independence. These findings highlight that the main challenge of fiscal decentralization in Indonesia lies not in spending absorption but in strengthening local revenue capacity and improving the quality of expenditure, particularly in capital spending.