Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERNIKAHAN BEDA ETNIS ANTARA SUKU ALAS DENGAN SUKU JAWA DIKAJI DARI TEORI KEBUTUHAN MASLOW LIMPAHALA, FREDY; CAHYONO, ARIF DWI
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.3583

Abstract

In inter-ethnic marriages, there is a process and value in society in particular, the Southeast Acehnese Alas tribe which is very complex. This is because there are rules that must be fulfilled by the prospective bride and groom. The traditional wedding ceremony of the Alas tribe with Javanese customs was chosen because it has a uniqueness and uniqueness, namely the diversity of elements of tradition and culture that grows and gives its own meaning in the marriage. This study aims to describe a process and value from the community's point of view in the marriage of the Alas Tribe in Southeast Aceh with the Javanese which was studied using Abraham Maslow's theory of needs. Qualitative research with a descriptive approach is the method in this writing, from the community's point of view about mixed marriages between the Southeast Acehnese Alas Tribe and the Javanese Tribe. The results obtained in this study are the marriage stage of the marriage process that must be carried out because it is a tradition from the ancestors of the Alas tribe. While the values contained in mixed marriages between the Alas Tribe in Southeast Aceh and the Javanese, there is a motivation to marry different ethnic groups because they love each other, know each other and want to live happily and spiritually. ABSTRAKPada pernikahan beda etnis terdapat suatu proses dan nilai di masyarakat, khususnya suku Alas Aceh Tenggara yang sangat kompleks. Hal ini dikarenakan adanya peraturan yang wajib dipenuhi oleh calon pengantin laki-laki maupun perempuan. Upacara pernikahan adat suku Alas dengan adat suku Jawa di pilih karena mempunyai keunikan dan kekhasan yaitu adanya keberagaman unsur tradisi dan budaya yang bertumbuh dan memberikan arti tersendiri dalam pernikahan tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan suatu proses dan nilai dari sudut pandangan masyarakat dalam pernikahan Suku Alas di Aceh Tenggara dengan Suku Jawa yang di kaji dengan teori kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif adalah metode dalam penulisan ini, pada sudut pandang masyarakat tentang pernikahan campuran antara Suku Alas Aceh Tenggara dengan Suku Jawa. Hasil yang di dapat dalam penelitian ini adalah tahap perkawinan proses pernikahan yang wajib dilakukan karena merupakan suatu tradisi dari leluhur suku Alas. Sedangkan nilai yang terkandung dalam pernikahan campuran antara Suku Alas di Aceh Tenggara dengan Suku Jawa terdapat suatu motivasi untuk menikah beda suku karena saling mencintai, dan saling mengenal satu sama lain dan ingin hidup bahagia lahir batin.