Brassica Pekinensis, terkadang dikenal sebagai sawi putih, adalah anggota dari keluarga Brassicaceae yang berasal dari Cina dan Asia Timur.Tanaman ini banyak di gemari oleh masyarakat dan termasuk ke dalam komoditas tanaman holtikultura. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar diperoleh hasil tanaman sawi putih yang optimal dengan menggunakan pupuk anorganik secara insentif memberikan dampak negatif terhadap kesuburan tanah dan lingkungan, pupuk organikpun juga dibutuhkan dalam jumlah yang banyak dan biaya yang tinggi. Tujuan studi lapangan ini adalah untuk lebih memahami bagaimana penggunaan pupuk kandang dan pupuk NPK pada tanaman sawi putih (Brassica rapa).Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan pada tanggal 3 oktober sampai 3 desember 2022 melalui penggunaan metode observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman sawi putih (Brassica rapa) sangat dipengaruhi oleh pemberian pupuk kandang dan NPK. Selain menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan penyerapan unsur hara, penggunaan pupuk kimia dapat dikurangi hingga 45% bila dikombinasikan dengan pupuk kandang ayam dan pupuk NPK.