Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN DESSERT ASAL EROPA BARAT DI KAMPUNG GERENDENG PULO Indrawan, Nity; Burianto, Etlivia; Jusan, Putri Cicilia
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.7935

Abstract

PKM atau Pengabdian Kepada Masyarakat adalah seseorang, kelompok, atau lembaga berusaha untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Pengabdian Kepada Masyarakat seringkali terkait dengan pendidikan tinggi dan penelitian, di mana siswa dan akademisi terlibat dalam kegiatan yang dapat menggunakan pengetahuan dan keterampilan mereka untuk membantu memecahkan masalah, meningkatkan kesejahteraan, dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara keseluruhan. Warga Kampung Gerendeng Pulo memiliki ketertarikan terhadap ide masak makanan manis yang dapat dibuat di rumah maka dilaksanakan PKM "Pelatihan Pembuatan Dessert Asal Eropa Barat” untuk memberikan pelatihan tentang cara membuat hidangan manis asal Eropa Barat. Terdiri dari dua hidangan manis asal Eropa barat yaitu Praliné dan Rote Grütze, hidangan manis yang dipilih disesuaikan dengan peralatan yang tersedia di tempat pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi dan memenuhi permasalahan, yakni mencari ide masak hidangan manis dirumah dan ide bisnis masakan manis dengan biaya bahan yang terjangkau. Harapan yang ingin dicapai adalah agar warga Kampung Gerendeng Pulo dapat menggunakan produk dan layanan yang telah dipelajari, agar dapat memberikan manfaat dan meningkatkan pendapatan warga Kampung Gerendeng Pulo melalui usaha bisnis atau dagang.
PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN PENUTUP ASAL EROPA BARAT DI KAMPUNG GERENDENG PULO C. Nathalia, Theodosia; Burianto, Etlivia; Indrawan, Nity; Jusan, Putri Cicilia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2390

Abstract

Kampung Gerendeng Pulo merupakan salah satu kampung yang mengusung program Kampung PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di wilayahnya. Berlokasi di wilayah RT02/09 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Kampung Gerendeng merupakan salah satu kampung tematik yang memiliki penduduk sebanyak 758 jiwa. Dengan bantuan pemerintah, Kampung Grendeng pulo berhasil merubah berbagai lahan kosong menjadi perkebunan hidroponik, tempat pengolahan sampah, balai desa, sarana berolahraga, gazebo, pertenakan ikan, sarana berjualan dan mulai menarik berbagai perhatian warga lain dengan mengadakan event budaya berskala kampung seperti festival cap go meh dan festival kuliner. Permasalahan yang dihadapi oleh warga lokal adalah dengan maraknya kunjungan ke kampung ini kebutuhan akan pengetahuan produk-produk makanan demi berkontribusi terhadap festival dan wisatawan. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan pelatihan mengenai produk-produk makanan penutup dari Eropa Barat karena harga dari bahan yang masih terjangkau, makanan penutup ini dikemas menarik dan dinikmati oleh semua jenis kalangan sehingga dapat meningkatkan penjualan terutama pada saat kegiatan festival. Metode yang digunakan pada pelatihan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena dapat meningkatkan pendapatan. Metode yang dilakukan yaitu sosialisasi mengenaji berbagai jenis makanan penutup asal Eropa Barat, pelatihan dan pembuatan serta evaluasi. Kegiatan yang dilakukan dapat dirasakan manfaatnya bagi mitra karena hasil dari kreasi makanan dapat langsung terlihat dan dinikmati. Luaran dari pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan Masyarakat terhadap kreasi makanan penutup asal Eropa Barat dengan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat