Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREFACE VOL. 14 NO. 3 (DESEMBER) Surtiati, Rahayu
Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Vol. 14, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the December 2024 edition, Paradigma presents ten articles covering four regions: Surakarta, Southeast Sulawesi, Minangkabau, Ponorogo; and also areas: cinema, dance, language, fashion, and education. All research are about cultures in Indonesia and written by Indonesian researchers. This open journal is read by the international public, so we hope that humanities researchers in various regions of the world will participate with their writing, not only reporting research in Indonesia, but also research in other regions of the world. Paradigma is preparing to become an international journal and in time its triannual publications will be in English so that more international articles can be published. We thank the article contributors who have developed this journal so that the citation rate is quite high. In addition, we really appreciate the reviewers who faithfully and critically review the article manuscripts. We do not forget to express our gratitude to the language editors, both Indonesian and English, who carefully improved the language quality of this journal. Merry Christmas and a Happy New Year 2025.
DARI EDITOR VOL. 15 NO. 1 (APRIL) 2025 Surtiati, Rahayu
Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Vol. 15, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam edisi pertama tahun 2025 ini, kebudayaan berbagai bangsa ditinjau dari berbagai sudut pandang. Penelitian terbanyak menghasilkan berbagai kisah yang berkaitan dengan tradisi: gamelan jawa yang kembali ke jati dirinya (1), perompak di zaman Kerajaan Sriwijaya yang tidak selamanya merampok (4), Kebiasaan jahat pada masa perang selalu mengambil korban perempuan (6), ritual Monibi di Bolang Mongondow untuk minta rezeki (7), tradisi memancing yang berubah praktiknya (9), rajah dan pasaduan dalam carita pantun merupakan ciri khas pantun Baduy (10), Sinkretisme yang masih ada dalam ziarah makam keramat di Banten (11). Selain itu, dua artikel membahas perihal masyarakat Tionghoa di Manado (5) dan pemakaman jasat di Kota Padang (8). Terakhir, dua artikel melaporkan penelitian mengenai penggunaan bahasa: satu membahas kesalahan dalam penerjemahan (2) dan lainnya mengenai aksara tanda dalam bahasa Jepang (12). Selamat membaca.