Theresia Mayke Nindiya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Supply chain analysis study: pengaruh rantai pasokan terhadap kapabilitas ekonomi sirkular Indonesia Theresia Mayke Nindiya; Kusumastuti, RR Ratih Dyah
Journal of Entrepreneurial Economics Vol. 1 No. 2: (Agustus) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jane.v1i2.2024.1006

Abstract

Latar Belakang: Ekonomi sirkular telah potensial untuk menjadi konsep yang diimplementasikan pada pelaku UMKM sebagai salah satu kontributor PDB terbesar di Indonesia. Hal ini dikarenakan UMKM lebih dekat dengan pengguna akhir yang berpotensi menghasilkan limbah. Menelisik dari industri fesyen, yang telah menerapkan ekonomi sirkular, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh green supply chain management dan supply chain relationship management terhadap kapabilitas ekonomi sirkular UMKM pada industri tersebut. Metode: Penelitian dilakukan kepada 72 UMKM industri fesyen dan kosmetik di Pulau Jawa dan Bali, Indonesia, yang telah menerapkan setidaknya satu dari tiga konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Pengujian data pada penelitian ini menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) sebagai metode yang telah banyak diterapkan dalam kajian ilmu sosial, khususnya rantai pasokan. Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa (1) green supply chain management secara langsung berpengaruh terhadap kapabilitas ekonomi sirkular UMKM industri fesyen dan kosmetik di Indonesia sementara (2) supply chain relationship management berpengaruh secara tidak langsung. Kesimpulan: Secara umum, manajemen rantai pasokan yang berkelanjutan dapat secara langsung mempengaruhi kapabilitas ekonomi sirkular UMKM industri fesyen dan kosmetik di Indonesia melalui penerapan green supply chain management, manajemen rantai pasokan yang menekankan pada kondisi produksi yang lebih ramah lingkungan (eco-friendly), serta implementasi desain rantai pasokan yang berkelanjutan.