p-Index From 2021 - 2026
0.888
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teologi Rahmat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN TEOLOGIS DAN PSIKOLOGIS MENGENAI SAKIT HATI Dewanto, Yogi
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71055/jtr.v9i2.82

Abstract

Urbanisasi dan migrasi sehingga banyak memprodusir masalah-masalah sosial yang parah sebagai produk sampingan. Akibatnya, di mana-mana ada berlangsung ketidakadilan, kekejaman, pemerasan, kekerasan, pemaksaan, dan lain-lain, sehingga banyak muncul penderitaan dan kesengsaraan. Apalagi lingkungan sosial, terutama keluarga tidak mampu berfungsi sebagai “lembaga pendidik” dan “lembaga psiko-sosial” yang mengintegrasikan seseorang dalam keutuhan keluarga, lingkungan sedemikian ini pasti merangsang kemunculan banyak gangguan psikis dan disintegrasi kepribadian pada anak. Termasuk di dalamnya sakit hati. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif adalah metode pendekatan induktif yang merupakan penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Pelayanan konseling pastoral merupakan sikap yang sangat menentukan dalam memulihkan orang yang mengalami sakit hati akibat perlakuan orang yang menyakitkan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SISWA SMA DI KOTA BOGOR Dewanto, Yogi
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71055/jtr.v10i1.87

Abstract

Penulisan ini mengemukakan rumusan masalah seberapa besar pengaruh model pembelajaran jarak jauh terhadap minat belajar PAK siswa, seberapa besar pengaruh penggunaan media pembelajaran online terhadap minat belajar PAK Siswa, seberapa besar pengaruh model pembelajaran jarak jauh dan juga penggunaan media pembelajaran online secara bersama-sama terhadap minat belajar PAK Siswa. Penelitian menggunakan pendekatan metode kuantitatif yang bersifat korelasional antar variabel dengan menggunakan Analisa statistik untuk mengetahui atau mengukur ada tidaknya pengaruh antara dua variable independen: Model Pembelajaran Jarak Jauh (X1), Media Pembelajaran Online (X2) dan satu variable dependent: Minat Belajar PAK Siswa (Y). Penelitian mengambil sebanyak 150 sampel sebagai data primer. Responden adalah siswa SMA Negeri kota Bogor meliputi enam kecamatan.Hasil Penelitian menunjukkan: Model Pembelajaran Jarak Jauh (X1) memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil t hitung yang diperoleh adalah 5,892 > 1,9768 dari t table, sehingga H01 ditolak dan Ha1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y.
KOMPETENSI PEMIMPIN JEMAAT DALAM MENGAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK PERTUMBUHAN IMAN JEMAAT Sutopo, Ari; Dewanto, Yogi
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 11 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemimpin jemaat memiliki peranan penting dalam membina pertumbuhan iman umat melalui pengajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Namun, tidak semua pemimpin memiliki kompetensi yang memadai dalam menyampaikan materi secara efektif, kontekstual, dan transformatif. Banyak pengajaran PAK yang disampaikan secara monoton dan tidak membangkitkan pertumbuhan iman jemaat secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pemimpin jemaat dalam mengajar PAK dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan iman jemaat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di salah satu gereja lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin jemaat yang memiliki kompetensi teologis, pedagogis, dan spiritual yang memadai mampu membangun proses pembelajaran yang efektif dan menyentuh kehidupan jemaat. Pengajaran yang interaktif, disertai keteladanan hidup dan pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan rohani jemaat, terbukti mendorong peningkatan kualitas iman jemaat secara nyata. Pembahasan juga menunjukkan bahwa pertumbuhan iman tidak hanya dipengaruhi oleh isi materi, tetapi juga oleh gaya penyampaian, kedekatan emosional pemimpin dengan jemaat, dan konsistensi dalam membina kehidupan rohani. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pemimpin jemaat dalam mengajar PAK sangat penting dalam membentuk jemaat yang dewasa secara iman dan memiliki karakter Kristus dalam kehidupannya sehari-hari.
Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Dewanto, Yogi
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru penting sekali dalam membentuk karakter siswa, keberhasilan seorang guru adalah jika siswanya memiliki karakter yang baik, dimana sikap dan tindakannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam hal ini guru Pendidikan Agama Kristen selain mengajar ia juga mendidik dan membentuk karakter siswa menjadi lebih baik. Menurut Doni Koesoema A. dalam bukunya Pendidikan Karakter Di Zaman Keblinger mengatakan bahwa Guru menjadi teman, sahabat, pengajar, rekan kerja, pendamping, orang tua, dan semua kemampuan individu yang memungkinkan proses belajar di sekolah berjalan dengan baik di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dimana responden diwawancarai secara langsung dan di observasi, sampai menemukan jawaban yang diinginkan. Kegiatan mendidik berkaitan dengan eksistensi keseluruhan individu dalam relasinya dengan orang lain dan lingkungannya. Untuk itu, kegiatan mendidik tidak dapat dibatasi oleh kegiatan didalam kelas. Mendidik bisa terjadi dan dilakukan dimana saja, bahkan ketika guru bertemu dan berjumpa dengan para siswa ketika mereka belanja di pasar, bertemu di pemberhentian bus, makan direstoran.