Hikmah, Nikmah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontroversi Manajemen Pemasaran Pendidikan Islam Antara Tradisi dan Inovasi Hikmah, Nikmah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i6.1119

Abstract

The aim of this research is to analyze Islamic education marketing management, with a focus on traditional and innovative approaches. This research uses a qualitative approach with a case study type of research. The data analysis techniques used include thematic analysis and content analysis. Data collection techniques include interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is interactive analysis with three models starting from data reduction, data presentation and drawing conclusions. Checking the validity of the data was carried out using method triangulation, data source triangulation, and theory triangulation. The results of the research show that the educational marketing carried out by MAN 2 Banyuwangi is by maintaining tradition and building innovation which has an important role in attracting sympathy from the public and prospective students and graduate users, apart from that the balance between tradition and innovation is well maintained through the integration of marketing, then leadership and This madrasa manager also understands well the importance of developing adaptive marketing strategies and the need for collaboration and dialogue between various parties through educational activities involving internal and external stakeholders, including religious moderation camps. This research makes a significant contribution to knowledge and understanding of Islamic education marketing management, as well as paving the way for more advanced research and practice in the future. This research recommends several steps to resolve the controversy and promote more effective marketing management of Islamic education through: interactive dialogue, a comprehensive approach, ethical guidelines and increasing human resource capacity.ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis manajemen pemasaran pendidikan Islam, dengan fokus pada pendekatan tradisional dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis tematik dan analisis konten. teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif tiga model dimulai dari reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode, triangulasi sumber data, dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran pendidikan yang dilakukan MAN 2 Banyuwangi adalah dengan merawat tradisi dan membangun inovasi memiliki peran penting dalam menarik simpati masyarakat dan calon siswa maupun pengguna lulusan, selain itu keseimbangan antara tradisi dan inovasi yang dijaga dengan baik melalui integrasi pemasaran, kemudian pimpinan dan pengelola madrasah ini juga memahami dengan baik terkait pentingnya pengembangan strategi pemasaran yang adaptif dan perlunya kolaborasi dan dialog antara berbagai pihak melalui kegiatan pendidikan yang melibatkan stakeholder internal dan eksternal, diantaranya yaitu perkemahan moderasi beragama. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan pada pengetahuan dan pemahaman tentang manajemen pemasaran pendidikan Islam, serta membuka jalan bagi penelitian dan praktik yang lebih maju di masa depan. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah untuk menyelesaikan kontroversi dan mempromosikan manajemen pemasaran pendidikan Islam yang lebih efektif melalui: dialog interaktif, pendekatan komprehensif, pedoman etika dan peningkatan kapasitas SDM.