Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DI RUANG HEMODIALISA RS. MH. THAMRIN CILEUNGSI Putra, Indra Eka; Syaodih, Erliany; Agung, Ign. Wiseto P.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 22 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14574684

Abstract

Penderita gagal ginjal kronis tahap akhir semakin bertambah jumlahnya setiap fasilitas kesehatan rumah sakit. Penanganan gagal ginjal kronis tahap akhir yang umumnya dilakukan di Indonesia adalah dengan metode hemodialisis atau cuci darah. Masalah yang sering timbul seiring berjalannya terapi hemodialisis adalah kurangnya kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit yang dirasakan oleh pasien dan masalah psikososial yaitu kurangnya dukungan keluarga pasien, dan kedua hal ini membuat kondisi dari kualitas hidup pasien semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dari variabel kualitas pelayanan rumah sakit dan dukungan keluarga yang mempengaruhi kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis di RS. MH. Thamrin Cileungsi. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Metode sampling populasi menggunakan teknik non-probably sampling yaitu purposive sampling. Seluruh pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RS. MH. Thamrin Cileungsi sebanyak 32 pasien dengan teknik pengisian kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier dengan SPSS. Hasil penelitian, untuk variabel kualitas pelayanan rumah sakit tidak dapat dianalisis lebih lanjut dikarenakan hasil yang didapatkan dari responden merupakan nilai konstan sehingga tidak ada perbedaan variasi, sedangkan untuk variabel dukungan keluarga tidak didapatkan pengaruh terhadap kualitas hidup pasien. Kesimpulan Secara garis besar tidak didapati pengaruh dari kualitas pelayanan rumah sakit dan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis di RS. MH. Thamrin Cileungsi.
Managerial Strategy of Dasan Lekong Community Health Center, East Lombok to Improve Utilization of Electronic Medical Records by Medical Personnel Taruna, Rangga Kembang; Purwadhi, Purwadhi; Agung, Ign. Wiseto P.
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11293

Abstract

The digital transformation in the healthcare sector encourages the implementation of Electronic Medical Records (EMR) to improve service quality and the efficiency of patient data management. However, the implementation of EMR at Dasan Lekong Community Health Center (Puskesmas) still faces various technical and managerial challenges. This study aims to identify problems, analyze causal factors, determine priority issues to be addressed, and formulate managerial strategies for EMR development. This research employs a qualitative descriptive method with a case study approach. Data were collected through interviews and direct observations involving eight participants directly engaged in EMR management. Data analysis was conducted using four analytical tools: the HOT-Fit Model to identify Human, Organization, and Technology factors; the Fishbone Diagram to determine root causes; the USG (Urgency, Seriousness, Growth) Method to prioritize issues; and SWOT Analysis to develop managerial strategies. The findings reveal that the main obstacles to EMR implementation include limited infrastructure (computers, servers, and network), frequent system errors or slowdowns, inadequate staff skills, and unclear standard operating procedures (SOPs) with insufficient managerial support. Based on the USG analysis, technology and infrastructure are identified as top priorities, followed by human resource competence enhancement and organizational policy improvement. Recommended strategies include upgrading technological facilities, conducting continuous training, establishing standardized SOPs, and strengthening leadership support.