Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Branding untuk Meningkatkan Daya Saing Sambal Pecel Kanaya di Pasar Lokal dan Digital Nasir; Nurhaedar; Sudirman; Syah, Sri Rahayu; Harun, Salmah
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.66

Abstract

UMKM Sambal Pecel Kanaya, sebagai usaha lokal yang bergerak di bidang kuliner, menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing produknya, baik di pasar lokal maupun digital. Branding yang kuat dan tepat menjadi salah satu kunci untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu UMKM Sambal Pecel Kanaya dalam menyusun dan menerapkan strategi branding yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk mereka. Mitra pengabdian ini adalah pengelola UMKM Sambal Pecel Kanaya yang memerlukan dukungan dalam hal pengembangan identitas merek dan pemasaran produk secara digital. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan pembuatan identitas merek yang menarik dan konsisten, serta pendampingan dalam penerapan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman tentang pentingnya branding, serta peningkatan citra produk dan keterlibatan konsumen baik di pasar lokal maupun digital. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM Sambal Pecel Kanaya, baik dalam segi penjualan maupun pengenalan merek yang lebih luas.
Strategi Branding untuk Meningkatkan Daya Saing Sambal Pecel Kanaya di Pasar Lokal dan Digital Nasir; Nurhaedar; Sudirman; Syah, Sri Rahayu; Harun, Salmah
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.66

Abstract

UMKM Sambal Pecel Kanaya, sebagai usaha lokal yang bergerak di bidang kuliner, menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing produknya, baik di pasar lokal maupun digital. Branding yang kuat dan tepat menjadi salah satu kunci untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu UMKM Sambal Pecel Kanaya dalam menyusun dan menerapkan strategi branding yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk mereka. Mitra pengabdian ini adalah pengelola UMKM Sambal Pecel Kanaya yang memerlukan dukungan dalam hal pengembangan identitas merek dan pemasaran produk secara digital. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan pembuatan identitas merek yang menarik dan konsisten, serta pendampingan dalam penerapan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman tentang pentingnya branding, serta peningkatan citra produk dan keterlibatan konsumen baik di pasar lokal maupun digital. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM Sambal Pecel Kanaya, baik dalam segi penjualan maupun pengenalan merek yang lebih luas.
Pendampingan Branding dan Digital Marketing Pada Industri Rumah Tangga di Era Disrupsi Nasir, Nasir; Nurhaedar; Salmah Harun; Sudirman
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): JIPMAS : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Karya Inovatif Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65255/jipmas.v1i3.104

Abstract

Pada era disrupsi, perubahan sistem dan tatanan sosial menuntut pelaku usaha kecil dan menengah untuk beradaptasi, termasuk Industri Rumah Tangga (IRT) di bidang makanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam branding dan pemasaran digital kepada IRT Sambel Pecel di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Metode pendampingan dilakukan secara langsung melalui beberapa tahapan, termasuk perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya desain label produk (brand) dan akun Instagram Sampel Pecel Kanaya sebagai media pemasaran daring. Kegiatan ini juga memunculkan perubahan pola pikir mitra mengenai pentingnya branding dan strategi pemasaran dalam menjaga keberlangsungan usaha. Dengan adanya branding yang kuat dan strategi digital marketing yang tepat, mitra dapat meningkatkan daya saing dan menjawab tantangan di era disrupsi ini.
Environmental Fiqh as a Framework for Social Sustainability Amiruddin. A; Rahmawati; Nurhaedar; Rahmi; Salmah Harun
Jurnal Lentera Insani Jurnal Lentera Insani (JLI) - Vol. 1 No. 2 (December 2025)
Publisher : Mahkota Science Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65586/jli.v1i2.25

Abstract

When ecological crises reflect the failure of modern ethics, environmental fiqh emerges as a moral challenge to the way humans build social sustainability. The purpose of this study is to formulate and construct environmental fiqh as a framework for social sustainability in Asian Muslim communities by comprehensively explaining the relationship between fiqh norms, social practices, and ecological dynamics. This study uses a qualitative approach, combining a literature review with content analysis, and a normative-sociological approach to critically examine how environmental fiqh can be positioned as a framework for social sustainability that challenges the dominance of the secular-technocratic paradigm. The results indicate that environmental fiqh, when read critically and reconstructed progressively, has the transformative power to challenge the Asian development model based on ecological exploitation and social inequality, while offering a more equitable, long-term framework for social sustainability rooted in Islamic ethical values. By integrating environmental maqāṣid, intergenerational ethics, and revitalised fiqh concepts such as amānah, maṣlaḥah, and ḥisbah, environmental fiqh need not remain a moral discourse, but can become a normative instrument that influences public policy, corrects corporate behaviour, and strengthens civil society movements.