Niluh Sri Yuniari, Wiwin Sultraeni, Ilham Akbar Garusu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Current Ratio, Debt To Equity Ratio dan Return On Equity Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2022 Niluh Sri Yuniari, Wiwin Sultraeni, Ilham Akbar Garusu
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio, Debt To Equity Ratio dan Return On Equity secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi berupa laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS Versi 26. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 6 perusahaan manufaktur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel current ratio, debt to equity ratio dan return on equity secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Variabel current ratio secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Variabel debt to equity ratio secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Variabel return on equity secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022.