Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Financial Distress pada Perusahaan PT Pembangunan Perumahan menggunakan Model Altman Z-Score dan Zmijewski Periode 2020-2022 Rena Mustari Mokoginta
Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management Vol. 2 No. 2 (2024): Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/equivalent.v2i2.399

Abstract

Abstract : Financial distress refers to the state of a company encountering financial difficulties due to increased debt. The cumulative debt of PT Pembangunan Perumahan (PTPP) had consistently risen from 2020 to 2022. This study aimed to determine the PTPP company's financial condition for 2020-2022 by employing the Altman Z-Score and Zmijewski models. This research utilised descriptive type. The study’s findings indicated that the Altman Z-Score model classified the PTPP company as being in the grey zone situation in 2020 and 2022. In 2021, the PTPP company encountered a distressed state of bankruptcy. The calculations using the Zmijewski model method demonstrated that the PTPP company was in an appropriate condition or was not encountering financial distress in 2020, 2021, and 2022. Abstrak : Financial distress adalah kondisi keuangan perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan karena meningkatnya jumlah utang yang dimiliki perusahaan. Total utang yang dimiliki oleh perusahaan PT Pembangunan Perumahan (PTPP) dari tahun 2020 sampai tahun 2022 terus mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perusahaan PTPP mengalami financial distress atau tidak dengan menggunakan model Altman Z-Score dan Zmijewski periode 2020-2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan model Altman Z-Score perusahaan PTPP tahun 2020 dan tahun 2022 masuk dalam kondisi grey zone. Tahun 2021 perusahaan PTPP masuk dalam kondisi distress zone atau kondisi kebangkrutan. Hasil perhitungan menggunakan metode model Zmijewski perusahaan PTPP tahun 2020, 2021 dan 2022 masuk dalam kondisi sehat atau tidak mengalami financial distress.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN INDONESIA FINANCIAL GROUP (IFG) TAHUN 2021-2024 MENGGUNAKAN RASIO PROFITABILITAS Rena Mustari Mokoginta
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 07 (2025): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i07.1921

Abstract

Kinerja keuangan perusahaan merupakan sebuah capaian keberhasilan perusahaan dalam mengelola aset dimiliki untuk menghasilkan laba. Pengukuran kinerja keuangan penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan perusahaan dalam mengelola keuangannya. Salah satu cara untuk melihat peningkatan atau pun penurunan kinerja keuangan perusahaan adalah melihat profitabilitasnya. Rasio profitabilitas dilakukan untuk menilai besarnya kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan beberapa jenis rasio profitabilitas. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriktif tanpa melakukan uji hipotesis. Penelitian ini dilakukan di perusahaan Indonesia Financial Group (IFG). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dan entitas anaknya tahun 2021-2024. Teknik pengumupalan data adalah dokumentasi. Menganalisis kinerja keuangan perusahaan dalam penelitian ini mengguanakan rasio pofitabilitas yaitu antara lain ROA, ROE, Investment Yield, Expense Ratio dan Loss Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan menggunakan rasio profitabilitas IFG tahun 2021 sampi tahun 2024 dalam kondisi baik terkecuali untuk perhitungan ROA dan ROE tahun 2023 dan tahun 2024 kinerja keuangan IFG dalam kondisi kurang baik.