Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembentukan Akhlak dan Etika pada Mahasiswa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padang Sidempuan di Era Digitalisasi Khoiriyah, Saqdiatul
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai permasalahan yang muncul dalam pembentukan akhlak dan etika pada mahasiswa. Fokus utama penelitian ini adalah pada kendala yang dihadapi oleh dosen dan mahasiswa dalam pembentukan serta faktor-faktor yang mempengaruhi akhlak dan etika mahasiswa di era digitalisasi. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan observasi, analisis dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam pembentukan akhlak dan etika pada mahasiswa di era digitalisasi meliputi informasi yang tidak tersaring, perilaku di media sosial, kebebasan berpendapat yang kurang bertanggung jawab, pengaruh budaya luar yang kurang sesuai, akses konten di era digital, kurangnya kontrol diri dalam penggunaan teknologi dan individualisme dan menurunnya interaksi sosial. Penelitian ini menyarankan perlunya kolaborasi antara mahasiwa, institusi pendidikan, dosen, serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan akhlak dan etika pada mahasiswa di era digitalisasi. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang cerdas, tetapi juga individu yang memiliki moralitas dan etika yang tinggi, siap berkontribusi positif bagi masyarakat di era digital secara signifikan.
Pembentukan Akhlak dan Etika pada Mahasiswa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padang Sidempuan di Era Digitalisasi Khoiriyah, Saqdiatul
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai permasalahan yang muncul dalam pembentukan akhlak dan etika pada mahasiswa. Fokus utama penelitian ini adalah pada kendala yang dihadapi oleh dosen dan mahasiswa dalam pembentukan serta faktor-faktor yang mempengaruhi akhlak dan etika mahasiswa di era digitalisasi. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan observasi, analisis dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam pembentukan akhlak dan etika pada mahasiswa di era digitalisasi meliputi informasi yang tidak tersaring, perilaku di media sosial, kebebasan berpendapat yang kurang bertanggung jawab, pengaruh budaya luar yang kurang sesuai, akses konten di era digital, kurangnya kontrol diri dalam penggunaan teknologi dan individualisme dan menurunnya interaksi sosial. Penelitian ini menyarankan perlunya kolaborasi antara mahasiwa, institusi pendidikan, dosen, serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan akhlak dan etika pada mahasiswa di era digitalisasi. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang cerdas, tetapi juga individu yang memiliki moralitas dan etika yang tinggi, siap berkontribusi positif bagi masyarakat di era digital secara signifikan.
Konsep Fitrah Manusia Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer Khoiriyah, Saqdiatul; Ramadhani, Maisya; Samosir, Tiaripa; Siagian, Halimatussakdiyah
Jurnal Pendidikan dan Dakwah Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the concept of human fitrah from an educational perspective and its relevance in addressing contemporary educational challenges. This study employs a qualitative approach using a library research method by analyzing relevant books and scholarly articles from accredited national journals and reputable international journals. The findings indicate that human fitrah represents the innate potential inherent in human nature, encompassing spiritual, intellectual, moral, emotional, and social dimensions. The concept of fitrah serves as an ontological foundation of education that shapes educational goals, paradigms, and practices. Education based on fitrah is oriented toward the holistic development of human beings through humanistic and integrative approaches, emphasizing character formation and moral values. Furthermore, this study demonstrates that the concept of fitrah is highly relevant in responding to contemporary educational challenges, including moral degradation, technocratic dominance, and the dehumanization of education. Therefore, integrating the concept of fitrah into educational frameworks is essential for developing a dignified and sustainable education system. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep fitrah manusia dalam perspektif pendidikan serta relevansinya dalam menjawab tantangan pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka terhadap sumber-sumber ilmiah berupa buku dan artikel jurnal nasional terakreditasi serta jurnal internasional bereputasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa fitrah manusia merupakan potensi dasar yang melekat pada hakikat manusia dan mencakup dimensi spiritual, intelektual, moral, emosional, dan sosial. Konsep fitrah berfungsi sebagai landasan ontologis pendidikan yang menentukan tujuan, paradigma, dan praktik pendidikan. Pendidikan berbasis fitrah diarahkan pada pengembangan manusia seutuhnya melalui pendekatan yang humanis, holistik, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Selain itu, kajian ini menegaskan bahwa konsep fitrah memiliki relevansi yang kuat dalam merespons tantangan pendidikan kontemporer, seperti krisis karakter, dominasi paradigma teknokratis, dan dehumanisasi pendidikan. Dengan demikian, integrasi konsep fitrah dalam pendidikan menjadi penting untuk membangun sistem pendidikan yang bermartabat dan berkelanjutan.