Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesantunan Berbahasa Terhadap Film Seperti Dendam, “Rindu Harus Dibayar Tuntas” Yustisia Ningsih; Juhairiyah
Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Vol. 2 No. 6 (2024): December
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/demagogi.v2i6.80

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat persoalan film Seperti Dendam, Rindu Harus di Bayar Tuntas. Yang bertujuan untuk menerapkan teori kesantunan oleh Brown dan Leevinson dengan fokus Maksim Kebijaksanaan di film tersebut dalam kajian pragmatik yang tentunya mengundang rasa ingin tau penonton dan mendapatkan jawabannya. Sebagai penutur interaksi antar karakter tentang kesantunan Bahasa dalam film tersebut merupakan aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi prasyarat yang disepakati oleh perilaku sosial. Dimana film tersebut harus memperhatikan konteks yang bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi bentuk prinsip kesantunan dalam film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam film tersebut tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik simak bebas lihat cakap dan tehnik catat sebagai lanjutan. Penelitian ini menemukan enam maksim anatar lain: (1) Maksim Kebijaksanaan, (2) maksim penerimaan, (3) maksim kemurahan, (4) maksim kecocokan, dan (5) maksim kesimpatian. Dari ke lima maksim tersebut menjadi hasil analisis fungsi maksim yang akan disimpulkan dari setiap maksim yang terdapat pada film Seperti Dendan, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan.