Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Gerakan Sosial Masyarakat Dalam Konflik Agraria di Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Purnama Sari, Intan; Ahmad Hariri, Fajar; Deriyanto, Faizal; A Zulkarnain, Ariandi
Journal of Governance Innovation Vol. 6 No. 2 (2024): Volume 6 Nomor 2, September 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/jogiv.v6i2.5830

Abstract

Structural inequality in the agrarian sector is still a problem that continues to be faced by this nation, including in the Bangka Belitung Islands region. The pattern of control, ownership, and use of land that has a new style of colonialism with liberation and capitalism has made agrarian problems not fully improve. Membalong is one area among the agrarian problems in the Bangka Belitung Islands Province due to the chaos of regional planning. The conflict between the community and PT Foresta Lestari Dwikarya is a manifestation of the accumulation of problems at the grassroots which makes this problem increasingly difficult to resolve. Through qualitative research methods with interview, observation, and documentation data collection techniques, this study concludes that community dissatisfaction with land control and the lack of company communication has triggered protests and demands to obtain rights that are considered unilateral claims. The community uses various strategies, such as organizing, lobbying, demonstrations, and reclaiming in demanding justice related to agrarian rights and violence, and involves the parties. Although the government and related institutions have taken steps, the resolution of the conflict which is considered unsatisfactory to all parties has caused tension and the potential for violence that still exists.
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL DI SMA NEGERI 1 KOTA BENGKULU Saltifa, Poni; Hidayah, Oktaviani; Dwi Lestari, Viona; Purnama Sari, Intan
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 23 No No.1 (2025): JIPI: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, Maret 2025
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v23iNo.1.4425

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Guru sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran dituntut untuk beradaptasi dengan transformasi digital guna meningkatkan kualitas pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu dalam menghadapi transformasi digital, dengan fokus pada aspek kompetensi teknologi, dukungan institusional, serta tantangan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru memiliki pemahaman dasar mengenai teknologi digital, masih terdapat kendala dalam penerapan pembelajaran berbasis digital, seperti keterbatasan infrastruktur dan kurangnya pelatihan intensif. Studi ini merekomendasikan peningkatan pelatihan berbasis teknologi serta penguatan kebijakan sekolah dalam mendukung digitalisasi pendidikan.
Dari Informasi ke Donasi: Bagaimana Konten di Media Sosial Mempengaruhi Niat Donasi di Platform Amal Online? Peranan Rasa Syukur Sebagai Moderasi Purnama Sari, Intan; Atmaja, Ferry Tema
JWM (JURNAL WAWASAN MANAJEMEN) Vol. 14 No. 1 (2026):
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jwm.v14i1.396

Abstract

Advances in digital technology have revolutionized the world of philanthropy, driving the rapid growth of online donations in Indonesia. This study aims to understand the influence of information content on social media on one's intention to donate through online fundraising platforms, while also examining the role of generosity as a mediating variable and gratitude as a moderating variable in this relationship. This study employs a quantitative approach, collecting data from 300 respondents via an online questionnaire using the T-Survey platform. The data are analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method, aided by SmartPLS 4.1 software. The results showed that information content positively and significantly affects charity donation intention. In addition, information content also significantly affects generosity, which in turn impacts increasing donation intentions. Other findings show that gratitude positively and significantly strengthens the influence of information content on donation intentions. This study makes a theoretical contribution to the literature on digital donation behavior and offers practical implications for nonprofit organizations in designing effective communication strategies through social media.
Gerakan Aceh Merdeka dalam Perspektif Hukum Pidana Islam: Kajian Komparatif Empat Mazhab Fikih Purnama Sari, Intan
Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana
Publisher : Program Studi Hukum Pidana Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jarima.v2i1.846

Abstract

Gerakan Aceh Merdeka merupakan sebuah kelompok atau gerakan yang ada di Aceh yang mana dibentuk atas dasar kekecewaan masyarakat Aceh terhadap pemerintahan Indonesia yang dianggap tidak adil dan mengeksploitasi hasil bumi Aceh sehingga masyarakat Aceh tidak mendapatkan kesejahteraan dan kemakmuran. Konflik panjang antara GAM dan pemerintah Indonesia berakhir melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Helsinki pada 15 Agustus 2005. Sejak saat itu, GAM menghentikan aktivitas bersenjatanya dan bertransformasi menjadi organisasi sipil melalui Komite Peralihan Aceh (KPA) yang kemudian melahirkan Partai Aceh sebagai wadah politik resmi. Dalam perkembangannya, Partai Aceh menjadi kekuatan politik dominan di Aceh dan mampu mengantarkan sejumlah tokoh eks-GAM menduduki posisi penting dalam pemerintahan daerah, termasuk jabatan gubernur. Dengan demikian, posisi GAM saat ini bukan lagi sebagai gerakan bersenjata, melainkan sebagai kekuatan politik yang berpengaruh dalam dinamika pemerintahan Aceh. Transformasi ini menunjukkan pergeseran perjuangan GAM dari jalur militer menuju jalur demokratis melalui mekanisme politik lokal. Adapun dari perspektif empat imam mazhab yang memiliki pandangan tersendiri terhadap sebuah hukum. Adapun rumusan masalah terkait bagaimanakah para imam mazhab memberikan definisi mengenai pemberontakan atau separatisme? Apakah GAM termasuk dalam tindak pidana pemberontakan atau juga disebut separatisme atau tidak? Bagaimana terkait redefinisi GAM dalam hukum Islam menurut Imam Mazhab. Metode penelitian yang diambil yaitu kualitatif dengan jenis penelitian reseacrh library, yaitu studi kepustakaan yang mengambil sumber-sumber dan referensi dari bacaan baik itu buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya yang relevan dengan pembahasan terkait penelitian ini. Adapun kesimpulannya berisi pendefinisan baru mengenai GAM yang termasuk dalam pemberontakan atau tidak