Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi manajemen inovatif dan transformasi kualitas produk sagu terhadap kinerja petani sagu di Kelurahan Jaya, Kota Palopo. Sektor usaha sagu memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, namun petani sagu masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan usaha yang inovatif dan peningkatan kualitas produk, sehingga daya saing produk sagu masih relatif rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 60 petani sagu. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen inovatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja petani sagu. Selain itu, transformasi kualitas produk juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja petani. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kinerja petani sagu, khususnya dalam aspek produktivitas usaha, peningkatan nilai jual produk, dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja petani sagu dapat dilakukan melalui penguatan kapasitas manajemen usaha berbasis inovasi serta peningkatan kualitas produk yang berorientasi pada kebutuhan pasar. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan pengembangan komoditas sagu yang berdaya saing.