Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN MEDIA SOSIAL ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Taufikurrahman, Taufikurrahman; Kusuma, Septian Agung Putra
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 5 No. 03 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri muncul sejak abad ke- 18, yaitu era revolusi industri pertama (1.0) yang diidentifikasikan dengan perubahan yang sangat besar dan berpengaruh dalam bidang pertanian, transportasi, teknologi, dan manufaktur. setelah itu melewati era revolusi industri kedua (2.0) dan ketiga (3.0), hingga pada akhirnya tiba di era revolusi industri keempat (4.0) yang diaplikasikan pada tahun 2010. Era distrupsi teknologi (4.0) diidentifikasikan dengan pertumbuhan penggunaan internet yang semakin canggih dengan teknologi modern di dalam data sains, robotik, kecerdasan buatan seperti AI, dan lain-lain. Era revolusi industri keempat salah satunya dibuktikan oleh munculnya berbagai macam media sosial. Media sosial memberikan akses kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan informasi, foto atau gambar, dan video melalui jaringan internet yang begitu mudah dan cepat untuk di dapatkan. Era revolusi industri keempat menjadi tantangan bagi umat Islam di Indonesia karena didalam media sosial seluruh masyarakat di dunia dipertemukan dalam suatu aplikasi media sosial. Di dalam media sosial banyak tontonan-tontonan trending yang seharusnya tidak baik dilihat untuk publik. Namun, sayangnya malah menjadi viral dan banyak masyarakat mengikuti trend tersebut. Sehingga membuat banyak orang yang bermaksiat dan memamerkannya di media sosial. Padahal sesungguhnya golongan orang mujahirin atau golongan orang yang melakukan kemaksiatan dan mereka menunjukkan secara terang-terangan kepada publik dan dengan bangganya menceritakan kepada orang lain karena telah menganggap dirinya keren atau menganggap hal tersebut adalah suatu pencapaian, padahal mereka akan mendapatkan dosa yang sangat besar
Kinerja Mahasiswa PMM Bina Desa dalam Program Digitalisasi Pariwisata dan UMKM di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi Kusuma, Septian Agung Putra; Wahyudi, Kalvin Edo
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.700

Abstract

Penelitian ini mengukur kinerja individu 20 mahasiswa Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Bina Desa Jubung dalam pelaksanaan program digitalisasi pariwisata dan pemberdayaan UMKM Desa Jubung selama periode 10 Juli–10 September 2025. Kerangka pengukuran menggunakan teori kinerja Martoyo (2018) yang terdiri dari empat indikator: kualitas pekerjaan, jumlah/kuantitas pekerjaan, pengetahuan tentang pekerjaan, dan kemampuan berdikari. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert dengan 18 pernyataan/pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan teknik presentase. Hasil menunjukkan skor rekapitulasi 1.329, menghasilkan presentase kinerja keseluruhan sebesar 67,2% yang tergolong baik. Dengan rincian dan sistem ranking: pengetahuan tentang pekerjaan 74,6% (tertinggi), jumlah/kuantitas pekerjaan 68,5%, kualitas pekerjaan 65%, dan kemampuan berdikari 62% (terendah). Temuan ini mengindikasikan bahwa tim PMM berhasil menyelesaikan luaran utama seperti digitalisasi pariwisata dan UMKM, meskipun menghadapi keterbatasan waktu dan beban kerja ganda.