Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENGENAL KHAZANAH MASYARAKAT MELAYU: BAHASA DAN DIALEK, UPACARA/RITUAL, PERMAINAN RAKYAT, ETNOTEKNOLOGI MELAYU, DAN KESENIAN MELAYU RIAU Vania, Azra; Lyrawati, Desi; Dwijayanti, Faza; Sinaga, Mika Magdalena Br; Bakara, Putri Pinarsinta; Nover, Rimelcy; Grace, Vanesha; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i5.8019

Abstract

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), khazanah berarti tempat menyimpan harta benda (kitab-kitab, barang berharga, dan sebagainya). Khazanah dapat berupa harta benda seperti etnoteknologi, bisa juga berupa aset tidak berwujud seperti bahasa dan dialek, ritual, permainan rakyat, dan kesenian. Masyarakat melayu memiliki bahasa dan dialek, ritual, permainan rakyat, dan kesenian yang berharga dan harus dilestarikan. Artikel ini akan mengenalkan khazanah Masyarakat Melayu kepada remaja demi melestarikan keindahan budaya Melayu.
MENGENAL KHAZANAH MASYARAKAT MELAYU: BAHASA DAN DIALEK, UPACARA/RITUAL, PERMAINAN RAKYAT, ETNOTEKNOLOGI MELAYU, DAN KESENIAN MELAYU RIAU Vania, Azra; Lyrawati, Desi; Dwijayanti, Faza; Sinaga, Mika Magdalena Br; Bakara, Putri Pinarsinta; Nover, Rimelcy; Grace, Vanesha; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i5.8019

Abstract

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), khazanah berarti tempat menyimpan harta benda (kitab-kitab, barang berharga, dan sebagainya). Khazanah dapat berupa harta benda seperti etnoteknologi, bisa juga berupa aset tidak berwujud seperti bahasa dan dialek, ritual, permainan rakyat, dan kesenian. Masyarakat melayu memiliki bahasa dan dialek, ritual, permainan rakyat, dan kesenian yang berharga dan harus dilestarikan. Artikel ini akan mengenalkan khazanah Masyarakat Melayu kepada remaja demi melestarikan keindahan budaya Melayu.
ANALISIS METAFORA KLASIFIKASI STEPHEN ULLMANN DALAM BUKU ANTOLOGI PUISI : JANGAN LUPA BERCINTA, KARYA YUDHISTIRA ANM MASSARDI Rezeki, Dara Kasih Tri; Wahyuni, Fitri; Rasyidi, M. Zikra; Bakara, Putri Pinarsinta; Elmustian, Elmustian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1084

Abstract

Penelitian ini mengkaji empat klasifikasi metafora perspektif Stephen Ulmann dalam antologi puisi Jangan Lupa Bercinta karya Yudhistira ANM Massardi yang mencakup kategori persepsi metafora antropomofis, binatang, dari konkret ke abstrak, dan sinaestetik. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis penggunaan empat jenis metafora menurut pandangan Ullmann dalam membangun wacana antologi puisi tersebut, serta menambah wawasan pembaca dan peneliti dalam mengapresiasi karya sastra khususnya puisi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena sesuai untuk menelaah data berupa karya sastra yang kaya akan makna kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah bagian-bagian dari puisi yang mengandung banyak ungkapan-ungkapan metafora dalam buku. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa pengarang tidak semata-mata menggunakan metafora sebagai hiasan bahasa dalam puisinya, tetapi sebagai bentuk makna utama dalam menyampaikan pesan, emosi, dan gambaran imajinasi dalam puisi.