Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA FUN EASY LEARN PADA MATA KULIAH COMPRÉHENSION ORALE DÉBUTANTE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA PRANCIS UNIMED Siregar, Erra Fazira Fay; Rahma Dewi Shinta; Tampubolon, Fadila Zailanti Reisa; Siregar, Fauzan Ghanimi Fay; Cinta; Tampubolon, Yeni Junita; Rabiah Adawi
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v5i6.9241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) mengembangkan media bahan ajar mata kuliah Compréhension Orale Débutante untuk meningkatkan keterampilan menyimak Bahasa Prancis pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, (2) Menilai kelayakan aplikasi media audio-visual Fun Easy Learn. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan deskriptif dan pendekatan penelitian dan pengembangan model pengembangan ADDIE (Analisa, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Adapun target luaran penelitian pengembangan media ini yaitu publikasi pada jurnal ber ISSN, laporan akhir penelitian di daftarkan hak cipta. Angket dan tes tertulis adalah alat penelitian yang digunakan. Penelitian ini dibatasi pada penelitian tentang pengembangan media bahan ajar mata kuliah Compréhension Orale Débutante dengan memanfaatkan media pembelajaran Fun Easy Learn pada mata kuliah Compréhension Orale Débutante pada Prodi Pendidikan Bahasa Prancis UNIMED guna meningkatkan keterampilan menyimak. Adapun produk hasil penelitian pengembangan pada bahan ajar mata kuliah Compréhension Orale Débutante harus divalidasi oleh ahli sebelum diujicobakan. Data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini dianalisis dengan menggunakan skala Likert dari 1-5. Uji coba produk akan dilaksanakan pada 1 dosen dan 18 mahasiswa sebagai responden. Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) adalah istilah untuk software yang menggabungkan elemen teknologi dasar dengan elemen pendukung yang cukup realistis sehingga teknologi atau media yang bersangkutan dapat diuji dalam lingkungan tertentu.
L'efficacité de L'approche Actionnelle Assistée Par Les Chansons Pour Améliorer La Maîtrise du Vocabulaire Français Des Élèves de SMA Negeri 21 Medan: L'approche actionnelle assistée par les chansons pour améliorer la maîtrise du vocabulaire français Tampubolon, Yeni Junita; M.Pd, Dr.Abdul Ghofur
Franconesia Vol. 4 No. 1 (2025): Franconesia: Journal of French Teaching, Linguistics, Literature and Culture
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/franconesia.41.3

Abstract

Cette étude vise à démontrer l'efficacité de l'approche actionnelle assistée par la chanson pour améliorer la maîtrise du vocabulaire français chez les élèves du lycée SMAN 21 Medan. La méthode utilisée dans cette étude est quasi-expérimentale avec un plan pré-test-post- test à groupe unique. Les sujets de cette étude sont 36 élèves de la classe XI 5, sélectionnés de manière intentionnelle. Les données ont été recueillies à travers un pré-test, un traitement et un post-test comprenant des questions de vocabulaire tirées des paroles de chansons. Les résultats du pré-test ont donné un score de 44,72 (catégorie faible). Après l'application de l'approche actionnelle assistée par la chanson pendant deux sessions d'apprentissage, un post-test a été réalisé, avec un résultat de 80 (catégorie élevée). Une analyse des données a ensuite été effectuée à l'aide d'un test t apparié, qui a montré une différence significative entre les résultats du pré-test et du post-test (p < 0,05). De plus, le calcul du N-Gain a donné une valeur de 70,20, ce qui correspond à la catégorie efficace. Les résultats de cette étude montrent que l'approche actionnelle assistée par la chanson peut améliorer la maîtrise du vocabulaire français des élèves. Cette étude recommande aux enseignants d'utiliser l'approche actionnelle assistée par la chanson comme alternative dans l'enseignement du français afin d'améliorer la maîtrise du vocabulaire des élèves.
PENGEMBANGAN MEDIA FUN EASY LEARN PADA MATA KULIAH COMPRÉHENSION ORALE DÉBUTANTE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA PRANCIS UNIMED Siregar, Erra Fazira Fay; Rahma Dewi Shinta; Tampubolon, Fadila Zailanti Reisa; Siregar, Fauzan Ghanimi Fay; Cinta; Tampubolon, Yeni Junita; Rabiah Adawi
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v5i6.9241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) mengembangkan media bahan ajar mata kuliah Compréhension Orale Débutante untuk meningkatkan keterampilan menyimak Bahasa Prancis pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, (2) Menilai kelayakan aplikasi media audio-visual Fun Easy Learn. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan deskriptif dan pendekatan penelitian dan pengembangan model pengembangan ADDIE (Analisa, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Adapun target luaran penelitian pengembangan media ini yaitu publikasi pada jurnal ber ISSN, laporan akhir penelitian di daftarkan hak cipta. Angket dan tes tertulis adalah alat penelitian yang digunakan. Penelitian ini dibatasi pada penelitian tentang pengembangan media bahan ajar mata kuliah Compréhension Orale Débutante dengan memanfaatkan media pembelajaran Fun Easy Learn pada mata kuliah Compréhension Orale Débutante pada Prodi Pendidikan Bahasa Prancis UNIMED guna meningkatkan keterampilan menyimak. Adapun produk hasil penelitian pengembangan pada bahan ajar mata kuliah Compréhension Orale Débutante harus divalidasi oleh ahli sebelum diujicobakan. Data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini dianalisis dengan menggunakan skala Likert dari 1-5. Uji coba produk akan dilaksanakan pada 1 dosen dan 18 mahasiswa sebagai responden. Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) adalah istilah untuk software yang menggabungkan elemen teknologi dasar dengan elemen pendukung yang cukup realistis sehingga teknologi atau media yang bersangkutan dapat diuji dalam lingkungan tertentu.