Azizan Fitriana, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIMENSI TEOLOGIS ISTIGHFAR: PERSPEKTIF TAFSIR SURAH NUH AYAT 10-12 DALAM PEMIKIRAN TAFSIR KONTEMPORER Saparjan, Hery; Azizan Fitriana, Muhammad; Ariadi, Syamsul
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 9 No 02 (2024): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v9i02.7640

Abstract

Istighfar sering kali dipandang sebagai ritual semata, tanpa memahami kedalaman spiritual yang terkandung di dalamnya. Artikel ini membahas dimensi teologis dari istighfar dalam konteks ayat Nuh 10-12, yang menggambarkan permohonan ampun dalam hubungan manusia dengan Allah. Melalui tafsir ayat tersebut, penulis mengungkapkan bagaimana Nabi Nuh mengajak kaumnya untuk bertaubat dan memohon ampunan, serta implikasi spiritual yang terkandung dalam tindakan istighfar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis makna serta signifikansi istighfar dalam konteks ayat-ayat yang diturunkan kepada Nabi Nuh.  Dan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang praktik keagamaan dan spiritualitas dalam konteks modern. Metode yang digunakan dalam tulisan ini ialah deskriptif-analitis.  Hasil kesimpulannya menyatakan bahwa dalam pemikiran Tafsir kontemporer, istighfar dipandang sebagai kunci untuk membuka pintu-pintu keberkahan, termasuk rezeki yang tidak terduga, kebahagiaan, dan ketenangan jiwa. Jurnal ini juga menunjukkan bahwa praktik istighfar dapat menjadi solusi bagi berbagai masalah kehidupan, termasuk krisis yang dihadapi oleh individu dan masyarakat. Dengan demikian, istighfar menjadi bagian integral dari spiritualitas dan praktik keagamaan yang relevan dalam konteks modern, mendorong umat Islam untuk terus berupaya memperbaiki diri dan meningkatkan hubungan dengan Tuhan.