Kehamilan merupakan suatu keadaan dimana seorang wanita yang didalam rahimnya terdapat embrio atau fetus. Kehamilan dimulai pada saat masa konsepsi hingga lahirnya janin, dan lamanya kehamilan dimulai dari ovulasi hingga partus yang diperkirakan sekitar 40 minggu dan tidak melebihi 43 minggu. Saat ini, dengan masih maraknya Covid 19, diharapkan semua ibu hamil dapat melaksanakan vaksinasi secara lengkap, dikarenakan Ibu hamil dijadikan kelompok yang rentan berisiko terinfeksi Covid-19. Hal ini disebabkan adanya perubahan fisiologis pada masa kehamilan. Perubahan fisiologis dan imunologis yang terjadi sebagai komponen normal kehamilan dapat memiliki efek sistemik yang meningkatkan risiko komplikasi obstetrik, infeksi pernapasan pada ibu hamil, penurunan kapasitas paru dan sistem kardiovaskular. Hal ini dapat mendorong terjadinya gagal napas pada ibu hamil. Dengan adanya perubahan fisiologis tersebut, ibuĀ hamil dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasiĀ COVID-19 secara lengkap untuk menghindari terjangkitnya Covid 19 karena vaksinasi covid 19 terhadap ibu hamil dinyatakan aman dalam pemberiannya.Jenis penelitian menggunakan kuantitatif merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Populasi penelitian ini dilakukan terhadap ibu hamil sejumlah 63 orang dengan menggunakan teknik random sampling ibu hamil sebanyak 30 orang. Uji statistic yang digunakan adalah uji regresi logistic.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara faktor yang mempengaruhi perilaku ibu terhadap pelaksanaan vaksinasisi covid 19. Penelitian selanjutnya akan lebih baik lagi jika menggunakan data kuantitatif dan kualitatif sehingga hasil lebih akurat lagi.