Budiarjo, Esih Jamasih, Komsiah, Hamunah, Rohati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RELEVANSI HASIL AKREDITASI DENGAN HASIL EVALUASI DIRI MADRASAH (EDM) JENJANG MADRASAH IBTIDAIYAH KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2024 Budiarjo, Esih Jamasih, Komsiah, Hamunah, Rohati
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik Vol. 2 No. 1, Januari (2025): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi hasil akreditasi madrasah dengan hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM) tahun 2023 pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah di Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang. Fokus utama penelitian mencakup identifikasi raport pendidikan dan raport mutu madrasah, serta analisis keterkaitan antara nilai akreditasi madrasah dengan hasil EDM. Data penelitian diperoleh melalui analisis dokumen EDM dan SISPENA (Sistem Penilaian Akreditasi). Pada tahap identifikasi, pengawas madrasah mengumpulkan data hasil EDM tahun 2023 yang diunggah melalui akun e-RKAM. Identifikasi Standar Kompetensi Pendidikan Madrasah (SKPM) mengungkapkan variasi pencapaian di lima aspek utama: budaya kedisiplinan, pengembangan diri bagi guru dan tenaga kependidikan, penyiapan dan pelaksanaan pembelajaran, penyediaan sarana belajar, serta pengelolaan anggaran. Hasil menunjukkan bahwa aspek budaya kedisiplinan dan pengelolaan anggaran memiliki tingkat pencapaian terbaik dengan mayoritas madrasah berada pada kategori "Baik" (B) dan "Sangat Baik" (SB). Namun, aspek pengembangan diri, penyediaan sarana belajar, dan pembelajaran menunjukkan hasil yang bervariasi dengan sejumlah madrasah berada dalam kategori "Cukup" (C) dan "Kurang" (K). Data ini menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas pada setiap aspek. Analisis keterkaitan hasil SISPENA dan EDM menunjukkan bahwa 60,71% madrasah memiliki keselarasan antara nilai akreditasi dan hasil EDM, sementara 39,29% lainnya menunjukkan ketidaksesuaian. Faktor-faktor seperti pengisian EDM yang tidak akurat dan kurangnya pemahaman terhadap indikator yang relevan menjadi penyebab utama ketidaksesuaian ini. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan sistem evaluasi dan monitoring, pelatihan teknis pengisian EDM, dan peningkatan kapasitas manajerial kepala madrasah untuk memastikan data yang diunggah mencerminkan kondisi faktual di madrasah. Selain itu, integrasi hasil SISPENA dan EDM melalui analisis komparatif diperlukan untuk meningkatkan kesesuaian data dan mendukung perencanaan mutu yang lebih terarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar madrasah telah menunjukkan relevansi antara hasil akreditasi dan EDM, masih terdapat ruang untuk perbaikan terutama pada aspek pengembangan diri, penyediaan sarana belajar, dan pembelajaran.